Permintaan Emas di Indonesia Meningkat 40 Persen pada Kuartal II Tahun 2026

Permintaan emas di Indonesia mengalami lonjakan signifikan pada kuartal kedua tahun 2026. Menurut laporan Gold Demand Trends yang diterbitkan oleh World Gold Council pada bulan Juli 2026, permintaan emas di tanah air tercatat mencapai 15 ton, mencatatkan peningkatan sebesar 40 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Fenomena ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk menjadikan emas sebagai salah satu instrumen investasi yang menarik.
Kelvin Timotius, Direktur Bisnis Konsumen GoPay, menyatakan bahwa laporan tersebut menunjukkan angka permintaan yang mengesankan. “Permintaan emas di Indonesia telah mencapai 15 ton di kuartal II 2026, mengalami kenaikan yang signifikan hingga 40 persen secara year-on-year,” ujarnya dalam sebuah acara di Jakarta pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Meskipun ada peningkatan yang menggembirakan, masih banyak tantangan yang dihadapi, terutama oleh generasi muda dalam mengakses investasi emas fisik. Riset terbaru menunjukkan bahwa kelompok usia 25 hingga 30 tahun menghadapi berbagai kendala, mulai dari waktu yang terbatas hingga isu mengenai keamanan dalam berinvestasi.
“Riset kami terhadap kelompok usia 25 hingga 30 tahun mengungkapkan bahwa ada beberapa hambatan dalam berinvestasi emas. Hal ini termasuk keterbatasan waktu untuk mengunjungi gerai fisik, kurangnya stok emas yang tersedia, serta risiko kehilangan atau pencurian,” jelas laporan tersebut.
Selain itu, modal yang diperlukan juga menjadi kendala signifikan bagi generasi muda untuk berinvestasi dalam emas.
“Dibutuhkan modal yang cukup besar, karena harga emas per gram saat ini cukup tinggi,” tambah Kelvin.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa meskipun minat terhadap emas cukup tinggi, ada kebutuhan untuk mengatasi masalah aksesibilitas dan keamanan dalam berinvestasi. Bagi generasi muda, solusi praktis yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari bisa menjadi faktor yang krusial untuk meningkatkan partisipasi dalam investasi emas secara lebih luas.
Melihat situasi ini, GoPay Investasi meluncurkan produk GoPay Emas Digital by Treasury, yang memungkinkan pengguna untuk membeli dan menjual emas digital dengan harga yang lebih terjangkau secara instan. Produk ini dirancang agar bisa diakses melalui rekening terpisah dari rekening harian, sehingga mendorong pengguna untuk lebih disiplin dalam kebiasaan berinvestasi.
Kelvin menambahkan bahwa produk ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan pengguna, serta untuk mengatasi keraguan yang mungkin timbul mengenai investasi, termasuk masalah kecukupan dana untuk membeli emas.




