Ter Stegen Dapat Kritikan Tajam, Sementara Maarten Paes Raih Pujian dan Peluang di Ajax

Kiper Ajax Amsterdam, Marc-Andre ter Stegen, mengalami kritik tajam setelah melakukan kesalahan fatal saat pertandingan melawan SC Heerenveen di Johan Cruijff Arena pada tanggal 16 Agustus 2026.
Pengamat sepak bola, Kees Kwakman, menjadi salah satu yang mengemukakan kritik tersebut dalam program Dit Was Het Weekend yang disiarkan di ESPN. Menurutnya, gol penyama kedudukan yang dicetak penyerang Heerenveen, Jakob Trenskow, tidak bisa dipisahkan dari keputusan yang diambil Ter Stegen saat mencoba membangun serangan dari belakang.
Ter Stegen membuat keputusan untuk mengoper bola kepada Kasper Dolberg menjelang akhir babak pertama. Namun, dalam hitungan detik setelah itu, Ajax kehilangan penguasaan bola, dan Trenskow memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencetak gol.
“Heerenveen mendapatkan bantuan dari Ajax,” ujar Kwakman, dalam komentarnya pada tanggal 17 Agustus 2026.
Kwakman menilai bahwa keputusan Ter Stegen itu terlalu berisiko, terutama karena Dolberg tidak memiliki opsi untuk langsung meneruskan bola kepada gelandang yang berada di posisi ideal. Ia juga mempertanyakan keputusan Ter Stegen yang masih mengambil risiko meski waktu pertandingan hampir habis di babak pertama.
“Anda hanya bisa melakukan operan seperti itu jika Dolberg memiliki opsi untuk mengalirkan bola langsung ke gelandang,” jelas Kwakman.
Kritik terhadap kiper berpengalaman ini semakin mendalam karena Kwakman mencatat bahwa Ter Stegen sebelumnya meminta rekan-rekannya untuk tetap tenang. Menurutnya, seorang kiper sekelas Ter Stegen seharusnya mampu membaca situasi pertandingan dengan lebih baik dan membuat keputusan yang lebih bijaksana.
“Dua menit sebelum insiden ini, Ter Stegen menguasai bola dan terlihat memberi isyarat kepada timnya untuk bersantai, mengingat waktu yang sudah menunjukkan menit ke-43,” kata Kwakman.
“Namun, ia tetap kehilangan bola. Hal itu seharusnya tidak terjadi pada seorang kiper dengan pengalamannya,” lanjutnya.
Di sisi lain, pelatih Ajax, Michel Sanchez, memberikan penilaian positif mengenai kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, saat menjelaskan proses kembalinya Ter Stegen setelah jeda panjang dari pertandingan.
Ter Stegen baru kembali menjadi pemain inti ketika Ajax menghadapi PEC Zwolle pada 9 Agustus 2026. Sanchez menegaskan bahwa kiper asal Jerman ini masih memerlukan waktu dan proses bertahap sebelum bisa mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.
“Dia sudah lama tidak bertanding. Kami perlu memberikan proses bertahap untuknya. Pada hari Minggu lalu, dia bermain dengan sangat baik,” ungkap Sanchez kepada Ziggo Sport.
Dalam situasi ini, Sanchez memastikan bahwa Ajax masih memiliki Maarten Paes sebagai pilihan yang dapat diandalkan dalam penjaga gawang.




