Bandara Irak Menangguhkan Semua Penerbangan ke dan dari Iran Secara Resmi

Bandara Internasional Najaf di Irak secara resmi mengumumkan penangguhan semua penerbangan yang berhubungan dengan Iran mulai hari Jumat, hingga ada informasi lebih lanjut mengenai situasi ini. Keputusan ini diambil setelah menerima instruksi dari otoritas terkait.
Dalam pernyataan yang dirilis oleh manajemen bandara, disebutkan bahwa “berdasarkan instruksi resmi dari pihak berwenang, semua penerbangan baik kedatangan maupun keberangkatan menuju dan dari Republik Islam Iran akan dihentikan.” Pernyataan ini disampaikan oleh Kantor Berita Irak (INA).
Penangguhan penerbangan ini mulai diberlakukan pada hari Jumat, 25 September 2026, tepatnya pukul 2 pagi waktu setempat (06.00 WIB), dan akan berlangsung hingga pemberitahuan lebih lanjut diterima.
Pihak pengelola bandara juga meminta agar semua pihak terkait segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Mereka diharapkan dapat memberikan informasi kepada maskapai penerbangan dan operator lainnya mengenai situasi ini. Seluruh keputusan terkait kelanjutan penerbangan akan diumumkan secara resmi oleh pihak bandara.
Langkah penangguhan ini diambil setelah Organisasi Penerbangan Sipil Iran mengumumkan pada hari Selasa bahwa semua penerbangan dari Teheran menuju Baghdad serta Muscat di Oman akan dibatalkan mulai Rabu dini hari.
Keputusan ini juga dipicu oleh pernyataan dari Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, pada hari Selasa. Ia mengungkapkan bahwa semua operasi maskapai penerbangan asal Iran di berbagai belahan dunia akan dihentikan mulai 23 September sebagai bagian dari sanksi yang diterapkan terhadap negara tersebut.




