berita

Sarmuji Ungkap Strategi Awal Sebagai Menperin Terkait Bahasa Pesantren

Muhammad Sarmuji baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perindustrian (Menperin), menggantikan Agus Gumiwang, pada tanggal 1 Oktober 2026. Setelah proses pelantikan, Sarmuji, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar, membagikan rencana awalnya dalam kapasitas barunya serta menyentuh mengenai pentingnya bahasa yang digunakan di pesantren.

Sebelum melangkah lebih jauh, Sarmuji menegaskan bahwa langkah pertamanya adalah mengadakan rapat internal di Kementerian Perindustrian. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi berbagai masalah yang ada dan mencari solusi yang tepat guna mendorong pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia.

“Saya akan melakukan pemetaan atas berbagai masalah yang ada, untuk melihat bagaimana kita bisa mendorong pertumbuhan sektor manufaktur, sebab ada banyak faktor yang perlu kita selesaikan,” jelas Sarmuji kepada wartawan setelah acara serah terima jabatan di Kantor Kementerian Perindustrian di Gatot Subroto, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Ia menekankan bahwa Kementerian Perindustrian harus lebih dari sekadar fokus pada tantangan yang dihadapi oleh industri saat ini.

Pemerintah juga perlu untuk menggali peluang dan potensi yang dapat dimanfaatkan demi perkembangan industri.

“Jika sejak awal kita hanya memikirkan kendala, kita tidak akan pernah maju. Namun, dengan fokus pada peluang dan potensi, kita akan memiliki optimisme untuk melangkah ke depan,” tegasnya dengan penuh keyakinan.

Saat ditanya oleh awak media mengenai apakah ia sudah mendapatkan instruksi langsung dari Presiden Prabowo, Sarmuji menyatakan bahwa ia belum melakukan pertemuan khusus dengan Presiden.

“Saya belum memiliki kesempatan untuk bertemu secara langsung dengan Presiden. Namun, saya yakin bahwa fokus utama beliau juga berkaitan dengan menjadikan industri sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi serta menciptakan lapangan kerja yang lebih baik,” ungkapnya.

Sarmuji berpendapat bahwa sektor industri memiliki potensi yang besar dalam menyerap tenaga kerja, sehingga memperkuat sektor manufaktur menjadi sangat penting untuk mendukung penciptaan lapangan kerja yang lebih luas.

Dia juga menekankan bahwa program-program baik yang telah dilaksanakan oleh Agus Gumiwang akan terus dilanjutkan.

“Pak Agus Gumiwang telah meletakkan banyak fondasi yang baik untuk sektor industri, dan tentu saja, hal-hal positif tersebut akan kami lanjutkan,” tambahnya.

Sebagai tambahan, Sarmuji menggambarkan pendekatan yang akan diambilnya dengan mengacu pada prinsip-prinsip yang dikenal di kalangan pesantren, yaitu menjaga hal-hal baik yang sudah ada sambil berusaha untuk mengambil hal-hal yang lebih baik di masa depan.

“Di kalangan pesantren, ada ungkapan untuk memelihara apa yang sudah ada dan mengambil yang lebih baik ketika ada kesempatan,” tutupnya dengan menggarisbawahi pentingnya mempertahankan nilai-nilai positif sambil terus berinovasi.

Related Articles

Back to top button
kpkgg