bola

Kakang Dihujat Usai Persib Imbang dengan Dewa United, Marc Klok Peringatkan Bobotoh tentang Sikap Negatif

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap serangan kritik dan hujatan yang ditujukan kepada rekannya, Kakang Rudianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Klok usai pertandingan yang berakhir imbang 2-2 antara Maung Bandung dan Dewa United dalam lanjutan Super League yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Dalam laga tersebut, Persib hampir melakukan comeback yang luar biasa setelah tertinggal dua gol di babak pertama, yang dicetak oleh Egy Maulana Vikri dan Noah Sadaoui. Namun, tuan rumah berhasil bangkit di babak kedua melalui gol Balsa Sekulic dan tembakan jarak jauh dari Marc Klok yang membuat hasil akhir menjadi 2-2.

Alih-alih hanya membahas hasil pertandingan, Klok lebih menyoroti beban mental yang sering diterima para pemain dari sebagian oknum suporter dan netizen di media sosial, terutama yang menyangkut Kakang Rudianto. Menurutnya, budaya menghujat pemain secara berlebihan di media sosial merupakan hal yang tidak normal dan tidak adil.

“Setiap orang memiliki opini… Kalian bisa mengkritik satu orang dengan berbagai alasan, tetapi itu tidak adil dan juga tidak normal. Di Indonesia, jika ada 10 orang yang bilang dia buruk, seribu atau sejuta orang lainnya akan ikut-ikutan,” jelas Klok setelah pertandingan.

Pemain naturalisasi asal Belanda ini mengingatkan masyarakat bahwa skuad Persib saat ini harus menghadapi empat kompetisi sekaligus—mulai dari liga domestik, Shopee Cup, AFC Champions League, hingga Piala Presiden—yang memerlukan pengorbanan fisik dan mental yang sangat besar dari setiap pemain.

“Kalian melihat Persib bertanding setiap tiga hari di layar TV atau di stadion. Namun, bagi pemain, apa yang kami dapatkan? Kalian juga harus memikirkan, kami bertanding, kami mempertaruhkan segalanya,” tegas pemilik nomor punggung 23 tersebut.

Klok mengajak para suporter untuk lebih bijaksana dan merenungkan sebelum melontarkan kata-kata yang dapat merusak mental pemain. Ia menegaskan bahwa semua penggawa Maung Bandung berjuang keras di lapangan, dan apa yang dibutuhkan tim dalam situasi sulit bukanlah cacian, melainkan dukungan yang tulus.

“Kalian berpikir Kakang ingin bermain di pertandingan selanjutnya? Tentu saja, karena dia adalah sosok yang kuat. Namun, kalian harus berpikir ulang, dukung kami, setiap orang bisa melakukan kesalahan, jadi apapun yang terjadi, berikan saja dukungan,” tambah Klok.

Related Articles

Back to top button
kpkgg