berita

Jasa Raharja: Sinergi Antar Instansi Penting untuk Mewujudkan Sistem Transportasi yang Aman

Jasa Raharja berkontribusi aktif dalam Rapat Koordinasi Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu, 23 April 2026.

Keterlibatan Jasa Raharja dalam pertemuan ini menunjukkan komitmen yang kuat sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam ekosistem Danantara Indonesia. Fokus utama mereka adalah memperkuat pelayanan publik, khususnya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang menggunakan transportasi umum selama periode mudik dan balik Idulfitri 2026.

Rapat ini menjadi kesempatan penting untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan dalam rangka meningkatkan keselamatan dan kelancaran operasional angkutan Lebaran di masa mendatang.

Partisipasi Jasa Raharja merupakan bukti nyata dari komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi yang diperuntukkan bagi masyarakat luas.

Rapat koordinasi tersebut dibuka oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho dan dihadiri oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Utama ASDP Heru Widodo, serta Direktur Pelindo Achmad Muchtasyar.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam sektor keselamatan transportasi ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memberikan perlindungan serta memastikan keselamatan masyarakat selama masa mobilitas Idulfitri 2026.

Dalam sambutannya, Kakorlantas menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 tidak hanya diukur berdasarkan kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga dari tingkat keselamatan yang diperoleh oleh para pengguna jalan.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas lalu lintas di masa arus mudik dan balik, termasuk upaya dalam optimalisasi rekayasa lalu lintas, kesiapsiagaan personel, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menambahakan bahwa evaluasi yang dilakukan merupakan bagian integral dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan angkutan selama Lebaran.

“Bersama seluruh pemangku kepentingan, Kementerian Perhubungan telah melakukan analisa dan evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat dan Angkutan Lebaran tahun ini. Kami berharap, di masa mendatang penyelenggaraan transportasi Lebaran dapat semakin baik, mengingat ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan negara terus meningkat. Inovasi harus terus dilakukan agar masyarakat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan terjamin keselamatannya,” ujarnya.

Dalam rangka memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja berperan aktif dalam mendukung keberhasilan Operasi Ketupat melalui berbagai langkah strategis.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k