berita

Gempa M 6,4 Mengguncang Simalungun Sumut, Terasa Jauh Hingga Aceh

Gempa dengan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Simalungun, Sumatera Utara, pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026, sekitar pukul 17.57 WIB. Gempa ini terletak pada kedalaman 163 kilometer, berjarak 10 kilometer di tenggara Kabupaten Simalungun.

Sebuah laporan dari Sovi, seorang penduduk Desa Suak Ribee di Meulaboh, Aceh Barat, menunjukkan bahwa efek gempa tersebut juga dirasakan oleh masyarakat di Provinsi Aceh.

“Saya dan anak-anak sempat merasa panik saat gempa terjadi, kami langsung keluar dari rumah karena khawatir rumah akan roboh,” ujar Sovi dalam pernyataannya.

Sebelumnya, pada pagi hari yang sama, wilayah Kabupaten Nagekeo di Nusa Tenggara Timur (NTT) juga mengalami gempa yang lebih besar dengan magnitudo 7,7.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami, namun peringatan tersebut dicabut pada pukul 07.30 WIB.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, mengungkapkan bahwa hingga sore hari tersebut, tercatat 38 orang meninggal dunia akibat gempa di Kabupaten Nagekeo, NTT.

“Data korban jiwa yang kami terima hingga pukul 15.00 WIB menunjukkan bahwa ada 38 jiwa yang meninggal dunia,” jelas Suharyanto dalam konferensi pers daring yang diselenggarakan di Jakarta.

Selain itu, dua orang dilaporkan mengalami luka berat dan sebelas lainnya mengalami luka ringan. Sekitar 2.000 orang juga terpaksa mengungsi secara mandiri. Kerusakan infrastruktur akibat gempa ini termasuk jalan yang longsor dan puluhan rumah yang mengalami kerusakan dalam berbagai tingkat.

Di sektor kesehatan, satu rumah sakit di Maumere mengalami kerusakan, dan banyak puskesmas juga dilaporkan rusak.

“Bapak Menteri Kesehatan juga menyampaikan bahwa banyak puskesmas yang mengalami kerusakan, sedangkan satu-satunya rumah sakit yang rusak berada di Maumere,” tambah Suharyanto.

Terdapat lima bandara yang terdampak akibat gempa ini, meskipun tidak ada kerusakan pada landasan pacu. Kerusakan terjadi pada gedung terminal bandara.

“Kerusakan yang terjadi di lima bandara tersebut lebih kepada bangunan terminal, dan tidak ada yang terkena dampak pada landasan pacu,” tutupnya.

Selain itu, dua pelabuhan juga mengalami kerusakan akibat gempa, yaitu Pelabuhan Reo dan Pelabuhan Maumere, yang mengakibatkan gangguan pada aktivitas pelayaran.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k