Info Terbaru! Chip 2 nm Samsung Kini Hadir Exynos 2600

Pernah merasa detik-detik peluncuran teknologi membuat jantung sedikit berdebar? Saya juga. Berita tentang prosesor flagship ini terasa seperti janji peningkatan nyata untuk penggunaan sehari-hari.
Samsung resmi mengumumkan Exynos 2600 sebagai chipset flagship terbaru dan mengklaimnya sebagai prosesor mobile 2 nm pertama di dunia. Peluncuran ini ramai dibicarakan karena memberi harapan pada performa lebih tinggi dan efisiensi baterai yang lebih baik.
Secara singkat, perangkat ini fokus besar pada kemampuan pengolahan, performa CPU/GPU, serta fitur pembelajaran mesin untuk pengalaman lebih responsif. Artikel ini akan membahas proses fabrikasi GAA, unit pemrosesan neural, ISP kamera, kinerja gaming, dan prediksi pemakaian di seri Galaxy berikutnya.
Bagi pengguna, artinya potensi baterai lebih hemat, suhu lebih terkontrol, dan performa stabil untuk aplikasi berat. Istilah seperti 2nm, GAA, NPU, ISP, dan ray tracing akan sering muncul — namun kami jelaskan satu per satu agar tetap mudah diikuti.
Ringkasan Utama
- Peluncuran menandai chipset flagship baru dengan fabrikasi 2 nm.
- Fokus pada performa, efisiensi, dan kemampuan pembelajaran mesin.
- Manfaat harian: baterai lebih irit dan suhu lebih stabil.
- Topik artikel: proses GAA, CPU/GPU, NPU, ISP, hingga gaming.
- Istilah teknis akan dijelaskan secara sederhana.
Samsung resmi mengumumkan Exynos 2600, chip 2nm dunia untuk smartphone flagship
Tanggal 20 Desember 2025 menandai debut generasi baru chipset flagship yang fokus pada efisiensi dan performa.
Tanggal rilis dan posisi suksesor
Pengumuman resmi itu menempatkan exynos 2600 sebagai penerus langsung Exynos 2500 di lini flagship. Peluncuran pada 20 Desember 2025 menunjukkan arah pengembangan yang lebih agresif untuk perangkat premium.
Klaim prosesornya
Perusahaan mengklaim ini sebagai prosesor mobile 2 nanometer pertama di dunia. Klaim ini penting untuk reputasi Samsung Foundry dan persaingan antar pembuat semikonduktor.
Fokus peningkatan
- Peningkatan performa CPU dan GPU untuk tugas berat.
- Efisiensi daya lebih baik sehingga baterai bertahan lebih lama.
- Akselerasi on-device untuk AI, kualitas foto, dan game yang lebih halus.
Istilah seperti 2nm dunia merujuk pada node proses manufaktur. Node ini menentukan kepadatan transistor dan efisiensi termal.
Untuk pengguna flagship, artinya multitasking dan gaming dapat berjalan lebih lama tanpa panas berlebih. Berikutnya kita akan membahas apa itu 2nm GAA dan bedanya dengan proses 3nm saat ini.
Fabrikasi 2nm GAA: teknologi proses paling canggih Samsung Foundry saat ini
Peralihan ke node fabrikasi generasi berikutnya mengubah cara produsen menanam lebih banyak transistor dalam area yang sama.
Apa itu 2nm dan mengapa kepadatan transistor jadi kunci
Istilah 2nm bukan ukuran satu bagian tunggal, melainkan label node yang menggambarkan densitas dan kemampuan manufaktur pada level nanometer.
Semakin tinggi kepadatan transistor, semakin banyak sirkuit yang bisa ditempatkan.
Ini meningkatkan potensi performa per watt dan memungkinkan fitur lebih kaya tanpa menambah ukuran fisik.
Gate-All-Around (GAA) dan dampaknya pada efisiensi serta stabilitas
GAA adalah teknologi transistor yang mengelilingi saluran aliran arus.
Desain ini memberi kontrol arus lebih baik sehingga kebocoran turun dan efisiensi naik.
Hasilnya: perangkat lebih jarang mengalami throttling saat beban panjang.
Daya dan panas lebih terkontrol sehingga pengalaman penggunaan lebih stabil.
Keunggulan generasi proses dibanding 3nm pada flagship saat ini
- fabrikasi 2nm menawarkan kepadatan transistor lebih tinggi yang langsung berdampak pada efisiensi.
- Efisiensi daya meningkat sehingga baterai bisa bertahan lebih lama pada tugas berat.
- Meski angka penting, kualitas implementasi dan tuning perangkat menentukan hasil nyata pada CPU, GPU, dan NPU.
Perbandingan dengan chip 3nm yang beredar: Snapdragon 8 Elite, Dimensity 9400 Plus, Apple A19 Pro
Di pasar perangkat premium, banyak pesaing masih menggunakan proses 3nm; perbedaan teknis perlu dijelaskan.
Kenapa 2nm disebut “satu generasi di depan”
Secara teknis, node yang lebih kecil menawarkan kepadatan transistor lebih tinggi. Itu memberi peluang untuk efisiensi yang lebih baik dan headroom termal saat beban berat.
Area yang paling diincar
- Konsumsi daya: target pengurangan penggunaan baterai pada tugas harian.
- Panas: suhu kerja lebih terkendali sehingga throttling berkurang.
- Performa sustained: kinerja stabil saat gaming atau pemrosesan panjang.
| Kompetitor 3nm | Kekuatan | Kelemahan relatif |
|---|---|---|
| Snapdragon 8 Elite | Optimasi ekosistem dan GPU kuat | Kepadatan transistor lebih rendah dari node lebih kecil |
| Dimensity 9400 Plus | Efisiensi performa per watt di kelasnya | Headroom termal lebih terbatas dibanding node lebih kecil |
| Apple A19 Pro | Performa single-core dan optimasi perangkat | Keunggulan nyata tergantung desain dan manajemen panas |
Perbandingan akhir perlu uji perangkat nyata. Node baru membuka peluang, namun hasil akhir dipengaruhi arsitektur, manajemen panas, dan optimasi perangkat lunak.
Arsitektur CPU deca-core Arm v9.3: konfigurasi inti dan kecepatan hingga 3,8 GHz
Skema inti deca-core ini menempatkan fokus pada fleksibilitas pengolahan. Arsitektur Arm v9.3 dirancang untuk memberi performa tinggi sekaligus efisiensi daya pada pemakaian sehari-hari.
Susunan 10 inti: 1 prime core, 3 core performa, 6 core efisiensi
Konfigurasi terdiri dari satu inti prime untuk lonjakan tugas berat. Tiga inti performa mengambil alih beban menengah hingga berat. Enam inti efisiensi menjaga tugas ringan tetap hemat energi.
Clock CPU: C1-Ultra 3,8 GHz, C1 Pro 3,25 GHz, dan 2,75 GHz
Kecepatan puncak C1‑Ultra mencapai 3,8 GHz untuk respons instan seperti membuka kamera atau aplikasi berat. C1 Pro bekerja sampai 3,25 GHz untuk pengeditan foto dan video. Inti efisiensi beroperasi pada 2,75 GHz agar konsumsi daya tetap rendah saat chat atau streaming.
Contoh nyata: prime dipakai untuk start kamera cepat, cluster performa untuk render ringan, dan inti efisiensi untuk aktivitas latar. Desain ini bukan sekadar kencang sesaat, melainkan mengatur daya agar perangkat nyaman dipakai lama.
Rangkaian inti dan kecepatan ini menjadi dasar klaim peningkatan performa dan efisiensi pada exynos 2600 yang akan dibahas selanjutnya.
Klaim peningkatan performa hingga 39 persen dan efisiensi daya yang lebih baik
Menurut pengumuman resmi, ada lonjakan performa yang bisa dirasakan pada aktivitas berat sehari-hari. Perusahaan menyebut angka peningkatan performa hingga 39 persen dibanding generasi sebelumnya, disertai efisiensi daya yang lebih baik berkat arsitektur CPU baru dan fabrikasi terbaru.
Imbas ke penggunaan harian
Multitasking jadi lebih lancar. Perpindahan aplikasi lebih cepat dan proses background terasa ringan.
Pemrosesan on-device memungkinkan tugas pintar dijalankan langsung di ponsel. Ini mempercepat respons dan menjaga privasi tanpa selalu bergantung internet.
Stabilitas untuk beban kerja panjang
Untuk gaming dan kerja kreatif, kombinasi performa dan efisiensi bertujuan memberi stabilitas sustained. Contoh nyata: editing foto RAW, rendering video pendek, atau ekspor konten sosial yang membutuhkan performa konsisten.
| Aspek | Manfaat | Contoh penggunaan |
|---|---|---|
| Peningkatan performa (39 persen) | Respons aplikasi lebih cepat | Multitasking, buka aplikasi berat |
| Efisiensi daya | Baterai lebih awet saat kerja panjang | Streaming lama, kerja kreatif |
| Stabilitas sustained | Frame rate dan suhu terkontrol | Gaming intensif, render video |
Selanjutnya kita akan membahas peran GPU dalam menjaga frame rate dan kontrol panas untuk pengalaman gaming yang lebih stabil.
GPU Xclipse 960: lonjakan grafis, ray tracing, dan performa komputasi

GPU Xclipse 960 memperkenalkan pusat peningkatan grafis pada platform terbaru. Unit ini dibuat untuk pengguna yang menuntut visual premium dan pengalaman gaming stabil.
Dua kali lipat kemampuan komputasi
Vendor mengklaim kemampuan komputasi dua kali lipat dibanding pendahulu. Artinya, rendering lebih cepat dan potensi frame rate lebih tinggi pada permainan berat.
Peningkatan ray tracing hingga 50 persen
Peningkatan ray tracing sekitar 50% membuat cahaya dan bayangan tampil lebih realistis pada judul yang mendukung. Efek ini meningkatkan kedalaman visual tanpa menurunkan pengalaman utama.
Target: gaming kelas flagship dengan stabilitas
Fokus utamanya adalah gaming kelas flagship. Targetnya bukan sekadar angka puncak, melainkan frame rate yang konsisten saat sesi panjang.
- Grafis premium untuk layar tinggi resolusi.
- Performa komputasi yang mendukung upscaling dan frame generation.
- Desain dioptimalkan agar efisiensi tetap terjaga tanpa panas berlebih.
Secara keseluruhan, GPU ini menjembatani kemampuan grafis dan fitur ENSS untuk pengalaman visual lebih halus pada perangkat dengan chipset exynos 2600.
AI gaming baru: Exynos Neural Super Sampling (ENSS) untuk upscaling dan frame generation
Teknologi upscaling dan frame generation kini hadir untuk membuat game mobile lebih halus tanpa mengorbankan daya. ENSS adalah fitur yang memanfaatkan pemrosesan cerdas untuk menaikkan kualitas visual saat bermain.
Bagaimana ENSS memanfaatkan AI untuk resolusi lebih tinggi
ENSS bekerja dengan merender frame pada resolusi lebih rendah lalu meningkatkan detail secara pintar. Proses ini membuat gambar tampak lebih tajam tanpa perlu meningkatkan beban render mentah secara ekstrem.
Selain upscaling, ENSS dapat menghasilkan frame tambahan untuk memperhalus gerakan. Hasilnya adalah pergerakan yang lebih mulus pada adegan cepat dan efek visual yang lebih konsisten.
Menjaga konsumsi daya saat performa grafis ditingkatkan
Tujuan utama ENSS adalah menjaga konsumsi daya tetap efisien saat performa grafis ditingkatkan. Dengan mengandalkan pemrosesan cerdas, sistem mengurangi kebutuhan render penuh yang biasanya boros energi.
Efisiensi daya terasa pada sesi main panjang: baterai dan suhu lebih terkontrol, sehingga pemain dapat menikmati mode grafis tinggi lebih lama. Ini menjadi fitur penting pada strategi perangkat flagship seperti exynos 2600.
- Meningkatkan kualitas visual tanpa menaikkan beban render secara besar.
- Frame generation membuat animasi lebih mulus pada adegan berat.
- Menjaga konsumsi dan efisiensi daya sehingga sesi bermain lebih panjang.
NPU generasi baru: pemrosesan AI meningkat hingga 113 persen
Perubahan besar terletak pada akselerator neural yang kini mampu menangani beban pemrosesan lebih berat secara real-time.
Unit ini, yang disebut NPU, berfungsi sebagai mesin khusus untuk menjalankan tugas cerdas tanpa membebani inti utama. Pada exynos 2600, klaim peningkatan pemrosesan mencapai 113 persen.
Hasilnya terasa nyata dalam penggunaan sehari-hari.
Dampak ke fitur pintar di perangkat
Pengenalan suara jadi lebih responsif dan filter noise panggilan bekerja lebih efektif. Ringkasan konten dan optimasi sistem berjalan cepat tanpa menunggu lama.
Contoh lain: saat kamera aktif, pemrosesan real-time memperbaiki eksposur dan mendeteksi adegan secara instan. Dalam game, frame generation yang dipercepat menjaga pengalaman lebih halus.
AI smartphone sebagai fokus strategi
Dengan memindahkan beban ke NPU, CPU dan GPU bebas dari tugas berat. Ini meningkatkan efisiensi dan mengurangi konsumsi daya pada sesi panjang.
Strateginya jelas: menjadikan perangkat lebih pintar di level perangkat keras. Langkah ini juga membuka jalan bagi ISP dan fitur kamera yang semakin bergantung pada pemrosesan cerdas.
| Aspek | Manfaat | Contoh nyata |
|---|---|---|
| NPU khusus | Eksekusi tugas cerdas lebih cepat | Pengenalan suara, filter noise |
| Peningkatan pemrosesan 113 persen | Respons real-time lebih baik | Optimasi kamera saat buka aplikasi |
| Efisiensi daya | CPU/GPU tidak cepat panas | Sesi game dan panggilan lebih lama |
Fitur kamera dan ISP: dukungan sensor 320 MP dan perekaman 8K
Bagian kamera kini bukan sekadar jumlah megapiksel. ISP pada exynos 2600 mendukung sensor hingga 320 MP dan perekaman 8K 30 fps. Ini membuka ruang inovasi untuk vendor perangkat kelas flagship.
Maksimal kamera hingga 320 MP untuk kelas flagship
Dukungan sensor 320 MP memberi peluang untuk crop yang lebih besar tanpa kehilangan detail. Vendor dapat menghadirkan mode zoom digital yang tajam dan foto dengan detail tinggi.
Video 8K 30 fps dan peran pemrosesan gambar
Perekaman video 8K 30 fps berarti detail sangat tinggi, namun pipeline harus kuat. ISP bekerja bersama NPU untuk mengeksekusi koreksi warna, stabilisasi, dan kompresi secara efisien.
Peningkatan video low-light berbasis deep learning
Pemrosesan berbasis deep learning meningkatkan kualitas video malam dengan mengurangi noise dan mempertahankan detail. Hasilnya video low-light lebih bersih dan enak ditonton.
Fitur fotografi komputasional modern tidak hanya bergantung sensor. ISP dan akselerator neural bekerja bersama untuk tuning warna, pengenalan adegan, dan penajaman natural.
- Daya tarik imaging: sensor besar untuk inovasi vendor.
- 8K 30 fps: detail tinggi, butuh pipeline kuat.
- Low-light: peningkatan berbasis deep learning mengurangi noise.
Perlu diingat, perekaman 8K dan pemrosesan berat dapat menaikkan suhu. Manajemen panas yang baik tetap penting agar performa kamera stabil saat rekaman panjang.
Manajemen panas untuk performa stabil: Heat Path Block (HPB) pada packaging chipset
Desain packaging modern memasukkan material penyebar panas agar suhu kerja tak cepat melonjak. Pendekatan ini penting untuk menjaga pengalaman penggunaan saat beban berat berlangsung lama.
Konsep integrasi material penyebar panas
HPB memperkuat jalur pembuangan panas dengan material termal yang terintegrasi langsung di dalam packaging. Cara ini memindahkan panas lebih cepat dari inti ke bagian luar perangkat.
Manfaat untuk gaming dan beban kerja panjang
Hasilnya suhu kerja lebih stabil saat sesi gaming, rendering, atau perekaman video. Stabilitas suhu mencegah penurunan clock yang biasa terjadi saat komponen terlalu panas.
- Menekan panas sehingga performa bertahan lebih lama.
- Meningkatkan efisiensi daya karena clock tidak cepat turun.
- Memberi keuntungan pada perangkat tipis yang ruang udara dinginnya terbatas.
| Aspek | Fungsi HPB | Manfaat nyata |
|---|---|---|
| Material termal | Mempercepat perpindahan panas | Suhu kerja lebih rendah |
| Packaging terintegrasi | Jalur panas langsung ke casing | Kurangi throttling saat beban panjang |
| Hubungan sistem | Bekerja bersama memori dan storage | Respons dan konsumsi daya lebih konsisten |
Kombinasi HPB ini relevan pada node 2nm dan exynos 2600 karena meski efisiensi meningkat, solusi termal tetap diperlukan untuk mempertahankan performa puncak.
Memori, storage, dan tampilan: LPDDR5X, UFS 4.1, hingga layar 4K 120Hz
Dukungan memori dan storage modern seringkali menentukan pengalaman flagship sehari-hari.
Exynos 2600 mendukung LPDDR5X dan UFS 4.1, serta layar 4K dengan refresh rate hingga 120Hz. Kombinasi ini bukan hanya angka di kertas.
Dukungan LPDDR5X dan UFS 4.1 untuk kecepatan pemrosesan
LPDDR5X memberi bandwidth tinggi sehingga multitasking dan pemrosesan background lebih responsif.
UFS 4.1 mempercepat instalasi aplikasi, loading game, dan transfer file besar. Hasilnya: buka kamera, ganti mode foto, dan edit konten terasa lebih mulus.
Layar 4K 120Hz dan relevansinya ke efisiensi daya
Layar 4K 120Hz menawarkan tampilan sangat tajam dan gerakan halus untuk scrolling, gaming, dan video.
Tetapi refresh rate tinggi biasanya lebih boros. Manajemen daya pada chip dan panel menentukan seberapa hemat konsumsi daya saat mode tinggi aktif.
- Performa nyata datang dari sinergi memori, storage, dan layar.
- Pengaturan adaptif refresh rate membantu menjaga efisiensi.
- Paket ini biasanya muncul pada perangkat flagship yang menekankan respons dan visual.
| Komponen | Manfaat utama | Dampak pada pengguna |
|---|---|---|
| LPDDR5X | Bandwidth tinggi | Multitasking lancar, respon aplikasi cepat |
| UFS 4.1 | Transfer data cepat | Loading game dan instalasi lebih singkat |
| Layar 4K 120Hz | Visual tajam & gerakan halus | Pengalaman multimedia premium, perlu manajemen daya |
Prediksi debut di Galaxy S26 series dan isu ketersediaan global

Rumor terkini menunjukkan bahwa seri Galaxy S26 bisa menjadi panggung komersial pertama bagi platform generasi baru ini. Prediksi menyebutkan model Galaxy S26 dan S26+ akan meluncur awal 2026 dengan konfigurasi tersebut di beberapa varian.
Perkiraan waktu rilis perangkat
Perkiraan peluncuran menempatkan Galaxy S26 dan S26+ pada kuartal pertama 2026. Waktu ini dianggap logis untuk fase produksi massal dan persiapan distribusi global.
Kemungkinan distribusi: global vs pasar tertentu
Strategi pemasangan chipset sering berbeda antar wilayah. Beberapa pasar besar mungkin mendapat versi dengan platform terbaru, sementara wilayah lain dapat tetap memakai varian alternatif.
Hingga pengumuman resmi, belum ada kepastian negara mana yang akan mendapatkannya. Pembeli disarankan menunggu konfirmasi untuk melihat apakah ponsel yang dijual lokal menyertakan platform fabrikasi 2nm.
- Implementasi awal diprediksi pada Galaxy S26 dan S26+ pada awal 2026.
- Distribusi sering bervariasi per wilayah; pengumuman resmi menentukan jangkauan global.
- Fabrikasi 2nm menarik karena janji performa dan efisiensi yang lebih baik pada perangkat flagship.
- Sebelum membeli, periksa varian chipset, dukungan kamera, dan solusi manajemen panas pada review awal.
| Aspek | Yang perlu diperhatikan | Impak ke pengguna |
|---|---|---|
| Waktu rilis | Awal 2026 (perkiraan) | Siapkan dana atau tunggu review |
| Distribusi | Global atau pasar tertentu (belum konfirmasi) | Varian regional punya perbedaan performa |
| Fabrikasi | Fabrikasi 2nm sebagai daya tarik | Performa lebih tinggi dan efisiensi baterai |
Singkatnya, Galaxy S26 berpotensi menjadi wajah komersial pertama platform ini. Namun, kepastian distribusi dan varian tetap bergantung pada pengumuman resmi. Selanjutnya akan disimpulkan poin penting dari seluruh pembahasan.
Kesimpulan
Kombinasi proses fabrikasi mutakhir dan desain arsitektur menunjukkan fokus pada performa jangka panjang. Pengumuman 20 Desember 2025 memperkenalkan exynos 2600 sebagai platform yang memadukan fabrikasi GAA terbaru dan arsitektur 10 inti hingga 3,8 GHz.
Fitur utama seperti GPU Xclipse 960, NPU yang ditingkatkan, dan ENSS menargetkan peningkatan performa sambil mereduksi konsumsi daya. Paket ini juga mendukung kamera 320 MP, perekaman 8K, serta layar 4K 120Hz.
Secara praktis, klaim soal efisiensi dan stabilitas suhu perlu diuji pada unit ritel. Pantau ketersediaan global, varian chipset per wilayah, dan hasil benchmark serta uji baterai saat Galaxy S26 resmi hadir.




