berita

Program Baru di Tangsel Memfasilitasi Rekrutmen Siswa SMK oleh Pemerintah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) telah meluncurkan inovasi baru yang bertujuan untuk mengembangkan bakat dalam bidang digital.

Program ini, yang dinamakan Tangsel Digital Academy, mengusung konsep “Expert Goes to School”, di mana para praktisi industri diundang langsung untuk berinteraksi dengan siswa di sekolah-sekolah.

Inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi digital para pelajar, sekaligus menjawab tantangan yang dihadapi oleh industri dalam era digital saat ini.

Peluncuran program tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Diskominfo Tangsel, Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS), dan SMK Negeri 6 Tangerang Selatan pada hari Kamis, 16 April 2026.

Kepala Diskominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin, menegaskan bahwa program ini menjadi pelopor dalam metode pembelajaran yang berbasis praktik dan aplikatif.

“Program Tangsel Digital Academy ini kami rancang sebagai pionir. Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang lebih praktis dengan melibatkan langsung para ahli di sekolah-sekolah,” ungkap Asep pada Jumat, 17 April 2026.

Menurut Asep, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan sangat penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini.

“Penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan program. Kami berharap dapat memperluas implementasi ini ke lebih banyak sekolah di Tangerang Selatan di masa depan,” tambahnya.

Berbeda dari pelatihan singkat yang biasa, program ini dirancang dengan intensitas tinggi. Siswa akan mengikuti pelatihan selama tiga hari dalam seminggu, selama tiga minggu, dengan fokus pada penguasaan teknologi informasi, khususnya dasar-dasar pengembangan situs web.

Rangkaian kegiatan ini telah dimulai sejak Selasa, 14 April 2026. Asep menekankan bahwa pendekatan praktis dalam program ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan antara teori yang didapat di kelas dan kebutuhan yang nyata di dunia kerja.

“Kami tidak ingin hanya memberikan pelatihan yang berlangsung sehari atau dua hari. Tujuan kami adalah untuk memastikan agar adik-adik semua memiliki keterampilan yang memadai, bukan sekadar mengikuti kegiatan secara sembarangan,” tegas Asep.

Selain pelatihan, Pemerintah Kota Tangsel juga memberikan peluang bagi peserta yang memenuhi kualifikasi untuk dipekerjakan langsung oleh Diskominfo.

“Saya sudah mengatakan sebelumnya, jika ada calon yang memenuhi standar rekrutmen di tempat kami, maka kami akan melakukan perekrutan,” ujarnya.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k