Pembentukan Asosiasi Polo Air di Indonesia untuk Pengembangan yang Lebih Masif

Sekretaris Jenderal Akuatik Indonesia, Ali A. Patiwiri, membuka Forum Group Discussion (FGD) untuk pembentukan Asosiasi Polo Air Indonesia di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, pada Jumat, 1 Mei 2026.
FGD ini diselenggarakan sebagai langkah lanjutan dari keputusan yang diambil dalam Musyawarah Nasional (Munas) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Maret 2025. Tujuan utama dari acara ini adalah untuk mengembangkan cabang olahraga polo air secara lebih terstruktur dan kompetitif.
Dalam sambutannya, Ali mengungkapkan bahwa forum ini merupakan langkah awal dalam merumuskan strategi pengembangan polo air di tingkat nasional melalui pembentukan asosiasi yang khusus.
“Pada kesempatan yang berbahagia ini, kita dapat berkumpul dan mendiskusikan rencana pembentukan Asosiasi Polo Air, yang merupakan wujud nyata dari hasil Munas dan Rakernas tahun 2025,” ungkap Ali.
Ia menekankan bahwa pendirian asosiasi ini dibangun atas berbagai harapan untuk meningkatkan prestasi polo air Indonesia. Salah satu pendorong utama adalah keberhasilan meraih medali emas pada SEA Games 2019.
“Tentu kita ingat bahwa pada tahun 2019, kita berhasil mendapatkan medali emas di SEA Games, dan itu menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi ke level yang lebih tinggi,” jelas Ali.
Lebih lanjut, Ali mengungkapkan bahwa rencana ini juga terinspirasi oleh praktik yang diterapkan di beberapa negara di Eropa, di mana struktur cabang olahraga dipisahkan dari induk federasi nasional. Menurutnya, model ini dianggap efektif untuk mendorong pengembangan olahraga dengan lebih fokus.
“Di sejumlah negara Eropa, memang terlihat bahwa struktur cabang olahraga itu terpisah dari induk federasi nasionalnya,” tambahnya.
Di samping aspek prestasi dan organisasi, polo air juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan dari sisi komersial. Dengan terbentuknya asosiasi ini, diharapkan akan muncul liga dan kejuaraan yang lebih luas.
“Polo air merupakan olahraga yang memiliki daya tarik besar untuk dipasarkan. Kehadiran liga dan kompetisi yang lebih masif diharapkan dapat mempercepat perkembangan polo air di masa mendatang,” tutur Ali.
Melalui FGD ini, Akuatik Indonesia bersama para pemangku kepentingan mulai merancang struktur dan strategi asosiasi ke depan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan polo air nasional, baik dalam hal prestasi maupun popularitasnya.




