Kurban di Sekitar Rumah atau Daerah Lain, Mana yang Lebih Utama Menurut Buya Yahya?

Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha, banyak umat Muslim yang mulai mempersiapkan ibadah kurban. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah lebih baik melaksanakan kurban di lingkungan sekitar atau mengirimkan hewan kurban ke daerah yang lebih membutuhkan. Menanggapi hal ini, pendakwah terkemuka Buya Yahya memberikan penjelasan yang mudah dipahami, yang dapat menjadi panduan bagi masyarakat dalam menentukan pilihan yang tepat.
Buya Yahya menyatakan bahwa keputusan mengenai lokasi pelaksanaan kurban sebaiknya didasarkan pada kondisi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut. Jika ada daerah yang benar-benar memerlukan bantuan pangan atau mengalami kekurangan, maka mengirimkan hewan kurban ke lokasi tersebut menjadi prioritas utama.
Dalam ceramahnya, ia menggarisbawahi bahwa situasi kebutuhan masyarakat adalah faktor utama yang harus dipertimbangkan dalam menentukan lokasi penyaluran kurban.
“Jika suatu tempat benar-benar membutuhkan, seperti kurangnya pasokan makanan, maka itu seharusnya menjadi prioritas utama kita,” ungkap Buya Yahya dalam salah satu video ceramahnya yang dipublikasikan pada Rabu, 29 April 2026.
Walaupun mengirimkan hewan kurban ke daerah lain diperbolehkan, Buya Yahya menekankan bahwa jika situasi di daerah lain tidak mendesak, maka sebaiknya pelaksanaan kurban dilakukan di area sekitar. Hal ini bertujuan untuk mempererat rasa kebersamaan dan semangat berbagi di dalam komunitas.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kurban dapat dilakukan di rumah pribadi atau melalui lembaga seperti masjid dan musala, selama prosesnya sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
“Jika tidak ada kondisi darurat, sebaiknya kita berkurban di wilayah kita sendiri. Lokasi bisa berupa rumah kita atau lingkungan sekitar,” tambahnya.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa penyembelihan hewan kurban seharusnya dilakukan oleh individu yang memahami hukum dan tata cara yang benar. Hal ini sangat penting agar daging kurban dapat dibagikan secara adil dan sesuai dengan syariat yang berlaku.
Selain membahas lokasi, Buya Yahya juga menekankan pentingnya untuk menyemarakkan ibadah kurban di lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, pelaksanaan kurban di sekitar dapat memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Ia menegaskan bahwa kegiatan kurban yang dilakukan di desa atau lingkungan sendiri dapat menciptakan suasana hari raya yang lebih meriah dan menyenangkan bagi masyarakat.
“Semua pihak diharapkan dapat melaksanakan kurban di tempat masing-masing agar suasana hari raya lebih terasa di lingkungan mereka,” kata Buya Yahya.




