berita

Kabut Asap Karhutla Menghambat Arus Mudik di Jalur Lintas Riau-Sumut

Kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah mengganggu jalur transportasi yang menghubungkan Provinsi Riau dan Sumatera Utara, khususnya di kawasan Desa Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, pada hari Sabtu, 14 Maret 2026.

Tebalnya asap dari kebakaran itu telah menutupi ruas Jalan Lintas Sumatera, yang menyebabkan gangguan signifikan terhadap arus lalu lintas. Hal ini juga berpengaruh pada jarak pandang pengendara, yang semakin menyempit menjelang arus mudik untuk perayaan Idul Fitri.

Salah satu pemudik bernama Arifin, yang berasal dari Pekanbaru, menceritakan pengalamannya saat dalam perjalanan menuju kampung halamannya di Medan bersama keluarganya.

Ia menjelaskan bahwa kabut asap yang sangat tebal menutupi jalan sepanjang lebih kurang satu kilometer.

“Kondisi kabut asap karhutla di jalan sangat parah, dan itu mengganggu perjalanan saya. Jarak pandang hanya sekitar 10 meter. Saya terpaksa menyalakan lampu hazard mobil untuk menghindari kemungkinan kecelakaan,” ungkap Arifin saat dihubungi melalui telepon.

Menurutnya, terbatasnya jarak pandang membuat kendaraan harus melaju dengan hati-hati agar tidak mengalami tabrakan, terutama dengan kendaraan yang datang dari arah berlawanan.

Arifin juga mengungkapkan bahwa ia sempat melihat titik api yang cukup dekat dengan tepi jalan. Api tersebut terlihat besar, dan asapnya langsung mengarah ke jalur lalu lintas, semakin memperburuk situasi.

Ia berharap pemerintah segera bertindak untuk mengatasi kebakaran tersebut, mengingat jalur ini merupakan rute utama bagi para pemudik.

“Hal ini harus segera ditangani oleh pemerintah, karena berisiko bagi keselamatan para pengendara. Banyak orang yang mudik melalui jalur ini. Selain itu, truk-truk pengangkut CPO seharusnya dilarang melintas menjelang Idul Fitri. Saya masih melihat banyak truk di jalan,” tambahnya.

Di sisi lain, Kapolsek Tanah Putih, Yudi Indranaldi, mengonfirmasi adanya kabut asap yang menutupi jalur tersebut. Namun, ia juga menyatakan bahwa kondisi lalu lintas mulai berangsur normal.

“Kemarin kabut asap cukup parah, tetapi siang ini kondisi sudah mulai membaik,” kata Yudi saat dihubungi.

Saat ini, pihak kepolisian bersama personel Tentara Nasional Indonesia masih berada di lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan lahan yang terbakar, demi menjaga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.

Related Articles

Back to top button
slot depo qris slot qris