Gletser Terbesar di Dunia Mencair dengan Cepat, Meningkatkan Ancaman Kenaikan Permukaan Laut

Salah satu gletser terbesar di dunia mengalami pencairan yang jauh lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya, yang dapat menyebabkan kenaikan permukaan laut global dua kali lipat dari proyeksi awal pada akhir abad ini.
Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications mengungkap bahwa Gletser Thwaites di Antartika kehilangan massa es dengan signifikan. Proses ini terjadi karena air laut yang hangat menyusup hingga beberapa kilometer di bawah gletser, mencairkan es dari bagian bawahnya.
Para ilmuwan memperkirakan bahwa proses ini bisa membuat Gletser Thwaites menyumbang kenaikan permukaan laut global hingga 30 milimeter atau 1,2 inci pada tahun 2100, meskipun tidak ada peningkatan pemanasan lebih lanjut yang terjadi di luar kondisi saat ini.
Sebelumnya, model lapisan es konvensional memperkirakan kontribusi Gletser Thwaites terhadap kenaikan permukaan laut global akan sekitar 15 milimeter atau 0,6 inci hingga tahun 2100.
Gletser Thwaites, yang dijuluki sebagai Gletser Kiamat, memiliki potensi dampak yang serius jika mengalami keruntuhan. Gletser ini mencakup area seluas sekitar 192.000 kilometer persegi di Antartika Barat, yang setara dengan luas negara Senegal dan lebih besar dari negara bagian Florida di Amerika Serikat.
Gletser itu merupakan bagian dari Lapisan Es Antartika Barat yang lebih luas. Bersama gletser-gletser lainnya, termasuk Gletser Pine Island, Thwaites berfungsi sebagai penghalang yang membatasi aliran es dalam jumlah besar dari daratan menuju lautan.
Saat ini, Gletser Thwaites berkontribusi sekitar 4 persen terhadap kenaikan permukaan laut global. Sejak tahun 2000, gletser ini telah kehilangan lebih dari 1 triliun ton es, dengan laju kehilangan yang berlangsung sekitar 50 miliar ton setiap tahunnya.
Para ilmuwan telah mengawasi gletser ini secara cermat sejak mengetahui pada tahun 1980-an bahwa wilayah tersebut mengalami kemunduran es yang signifikan.
Aliran air laut yang hangat ke bawah lapisan es dianggap sebagai salah satu faktor utama dalam proses ini. Perubahan iklim akibat aktivitas manusia, terutama yang terkait dengan emisi bahan bakar fosil, telah meningkatkan suhu lautan dan memberi tekanan lebih besar pada gletser di seluruh dunia.
Studi terbaru ini menyoroti zona landasan (grounding zone) Gletser Thwaites, yaitu area di mana es yang awalnya bertumpu pada dasar batuan mulai mengapung di atas permukaan laut.




