Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo, Sopir Taksi Green SM Selamat dan Diamankan Polisi

Di balik insiden tragis yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, terdapat fakta mengejutkan terkait tabrakan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek. Diduga, sebuah taksi berwarna hijau yang beroperasi di bawah nama Green SM menjadi penyebab awal dari serangkaian kejadian yang berujung pada kecelakaan tersebut.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, taksi tersebut terlebih dahulu menabrak KRL di perlintasan. Akibat insiden ini, KRL yang melaju di jalurnya terpaksa berhenti. Dalam situasi yang tidak terduga ini, KA Argo Bromo Anggrek yang datang dari arah berlawanan tidak dapat menghindar, sehingga menabrak KRL yang sudah berhenti.
Benturan yang terjadi sangat keras, dan dampaknya cukup parah. Salah satu gerbong yang diperuntukkan bagi penumpang wanita mengalami kerusakan yang serius, hingga robek akibat hantaman dari kereta jarak jauh tersebut.
Menariknya, sopir taksi yang diduga menjadi penyebab kecelakaan tersebut justru selamat dari insiden itu. Saat ini, ia telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Sopir taksi tersebut selamat,” ucap Komisaris Polisi Sandhi Wiedyanoe, yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, ketika dihubungi pada Selasa, 28 April 2026.
Polisi segera mengambil langkah cepat untuk menyelidiki peristiwa ini. Mereka juga menggali keterangan dari sopir taksi yang kini ditahan di Polres Metro Bekasi Kota.
“Saat ini, ia sedang ditahan di Polres Bekasi Kota,” tambahnya.
Sebelumnya, sejumlah fakta baru terungkap mengenai kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, yang menghubungkan Gambir dan Surabaya Pasar Turi.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mengonfirmasi adanya kecelakaan tersebut, yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek. Namun, mereka menduga bahwa insiden ini disebabkan oleh kendaraan lain. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa kejadian bermula dari taksi yang menabrak KRL di perlintasan sebidang.
“Oh iya, jadi KRL-nya itu ada taksi yang menabrak di JPL lintasan dekat Bulak Kapal,” ungkapnya, sebagaimana dikutip pada Senin, 27 April 2026.
Akibat dari tabrakan ini, KRL terpaksa berhenti di jalurnya. Naasnya, di belakang rangkaian tersebut melaju KA Argo Bromo Anggrek yang kemudian terlibat dalam kecelakaan akibat situasi di lintasan.
“Ini yang menyebabkan KRL terhenti. KRL berhenti, dan di belakangnya ada Kereta Argo Bromo. Mungkin itu informasi awal yang bisa saya sampaikan,” ujarnya.




