Torino Gagal Menang, Inter Milan Terpaksa Berbagi Poin Setelah Tertinggal Dua Gol

Inter Milan, yang saat ini memimpin klasemen Serie A, harus puas dengan satu poin setelah ditahan imbang 2-2 oleh tuan rumah Torino. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico Grande Torino pada Minggu malam WIB ini dipenuhi dengan momen dramatis, terutama kebangkitan luar biasa dari tim tuan rumah.
Walau hasil imbang ini, posisi Inter Milan di puncak klasemen masih aman. Di bawah arahan pelatih Cristian Chivu, I Nerazzurri kini mengumpulkan 79 poin, unggul 10 angka dari rival terdekat mereka, Napoli. Di sisi lain, Torino tetap berada di posisi ke-13 dengan total 41 poin.
Dominasi Awal Inter Milan
Inter Milan langsung menunjukkan agresivitas mereka sejak peluit awal dibunyikan. Peluang pertama yang menjanjikan hadir pada menit ke-7 ketika Manuel Akanji melepaskan sundulan, sayangnya, bola masih melenceng tipis dari sasaran yang dijaga oleh Alberto Paleari.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-23. Federico Dimarco berhasil memberikan umpan silang yang sempurna, yang disambut dengan tandukan tajam oleh Marcus Thuram. Bola meluncur deras ke gawang Torino, mengantarkan Inter Milan unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Inter memperbesar keunggulan mereka pada menit ke-61. Lagi-lagi berawal dari umpan Federico Dimarco, Yann Bisseck berhasil menanduk bola yang sempat mengenai tiang sebelum akhirnya merobek jala gawang Torino. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tim tamu.
Kebangkitan Torino dan Momen Kontroversial
Tertinggal dua gol tidak membuat semangat pemain Torino surut. Di bawah arahan pelatih, tim tuan rumah mulai meningkatkan intensitas serangan mereka. Hasilnya mulai terlihat pada menit ke-70 ketika Giovanni Simeone berhasil memanfaatkan umpan dari Emirhan Ilkhan. Dengan cerdik, Simeone menaklukkan Yann Sommer yang keluar dari sarangnya.
Nasib buruk bagi Inter muncul sembilan menit kemudian. Wasit menunjuk titik penalti setelah Carlos Augusto melakukan handball di area terlarang, berdasarkan tinjauan VAR. Nikola Vlasic, yang ditunjuk sebagai eksekutor, berhasil mengecoh Sommer dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim berusaha keras untuk mencetak gol kemenangan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang tetap bertahan, menandai akhir laga yang penuh drama ini.
Susunan Pemain
Torino (3-4-2-1): Alberto Paleari; Saul Coco (Corrado Marianucci 55′), Ardian Ismajli, Enzo Ebosse; Valentino Lazaro (Alieu Njie 55′), Emirhan Ilkhan, Gvidas Gineitis (Cesare Casadei 67′), Marc Obrador; Nikola Vlasic, Che Adams (Duvan Zapata 68′); Giovanni Simeone (Adrien Tameze 90′).




