bola

Timnas Senegal Tampilkan Trofi Piala Afrika 2025 di Stade de France Meski Gelar Dilepas

Timnas Senegal menunjukkan sikap berani dalam menghadapi keputusan kontroversial dari Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Meskipun gelar juara mereka di Piala Afrika 2025 telah secara resmi dicabut, skuad yang dikenal dengan nama Singa Teranga ini tetap menampilkan trofi juara di hadapan publik.

Aksi simbolis ini berlangsung sebelum pertandingan uji coba melawan Timnas Peru di Stade de France, Paris, pada tanggal 28 Maret 2026. Sekitar satu jam sebelum pertandingan dimulai, para pemain dan pelatih Pape Bouna Thiaw memasuki lapangan sambil mengangkat trofi emas tersebut di depan ribuan penonton yang memadati stadion.

Permasalahan ini berawal dari keputusan badan banding CAF yang menetapkan Maroko sebagai juara AFCON 2025. Keputusan tersebut diambil setelah Senegal melakukan walk-out selama 14 menit pada pertandingan final yang berlangsung pada bulan Januari lalu. Namun, Senegal menolak untuk menerima keputusan tersebut dan sudah secara resmi mengajukan gugatan kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Di tengah ketegangan hukum yang sedang berlangsung, Senegal menunjukkan performa yang mengesankan di lapangan. Mereka berhasil mengalahkan Peru dengan skor 2-0. Nicolas Jackson membuka keunggulan di menit ke-41 setelah menerima umpan cemerlang dari Ibrahima Mbaye yang melakukan aksi individu brilian. Selanjutnya, Ismaila Sarr menambah keunggulan pada menit ke-54 setelah memanfaatkan bola rebound dan melewati dua bek lawan.

Kemenangan ini merupakan yang pertama bagi Senegal setelah partai final yang berlangsung pada bulan Januari. Selain membawa trofi ke lapangan, Senegal juga menunjukkan keberanian dengan tetap mengenakan seragam yang memperlihatkan dua bintang, yang mewakili gelar juara AFCON 2021 dan 2025.

Pelatih Pape Bouna Thiaw menegaskan bahwa secara moral dan teknis, timnya adalah pemenang yang sah. “Kami adalah juara Afrika yang sebenarnya,” kata Thiaw dengan tegas setelah pertandingan berakhir.

Kini, dunia sepak bola sedang menunggu keputusan akhir dari CAS. Jika gugatan Senegal diterima, maka dua bintang di jersey mereka akan tetap diakui secara resmi. Namun, jika ditolak, aksi di Stade de France ini akan tercatat sebagai salah satu bentuk pembangkangan yang paling berani dalam sejarah sepak bola Afrika.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k