berita

Dubes RI Rayakan Idul Fitri di Tengah Salju dengan Suhu Minus 7 Derajat Celcius

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab, mengajak seluruh umat Muslim di Ottawa untuk saling memaafkan dan menguatkan hubungan silaturahmi dalam perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

“Saya ingin mengajak kita semua untuk memahami arti penting saling memaafkan antarsesama manusia,” ujarnya dalam keterangan resmi dari KBRI Ottawa, pada Minggu, 22 Maret 2026.

Muhsin menekankan bahwa sebagai manusia, umat Islam tidak terlepas dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Kesalahan tersebut bisa menimbulkan perasaan tidak nyaman bagi orang lain. Oleh karena itu, pada saat Idul Fitri, masyarakat Muslim di Kanada diharapkan untuk saling memaafkan, demi memperkuat persatuan.

“Semoga kita dapat menjadi individu yang memaafkan saudara-saudara kita agar kita juga mendapatkan maaf dari orang lain, serta ampunan dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengampun. Dengan cara ini, kita bisa memperkuat persatuan di antara sesama umat manusia,” jelasnya.

Pelaksanaan Shalat Id di KBRI Ottawa dihadiri oleh sekitar 300 orang, termasuk warga dan diaspora Indonesia dari Ottawa serta daerah sekitarnya, seperti Montreal dan Brockville. Mereka memadati Ruang Caraka Nusantara di KBRI Ottawa.

Antusiasme yang tinggi terlihat meskipun perayaan berlangsung di tengah suhu yang mencapai minus 7 derajat Celcius dan salju turun dengan ketebalan 5-10 cm. Salat Idul Fitri berlangsung dengan penuh khusyuk dan kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan yang kuat di antara diaspora Indonesia di Kanada.

Ruang serbaguna di KBRI Ottawa dijadikan tempat ibadah yang menampung jamaah dari berbagai daerah di Kanada, termasuk mereka yang menempuh perjalanan hingga 1,5 hingga 2 jam untuk hadir.

Dalam khutbah Shalat Id, imam sekaligus khotib Amin Jalloh, seorang warga negara Kanada yang aktif sebagai ustadz dalam kelompok pengajian masyarakat Muslim Indonesia di Ottawa, menyampaikan pesan tauhid sebagai inti dari ajaran para nabi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjauhi dosa sebagai bagian dari refleksi spiritual di hari kemenangan. Pada kesempatan tersebut, Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Ottawa yang baru, Lefianna Hartati Fernandinus, turut menyampaikan salam perkenalan kepada masyarakat.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk dapat bergabung dan melayani masyarakat Indonesia di Kanada. Saya berharap dapat bekerja sama erat dengan seluruh elemen diaspora untuk semakin memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas pelayanan KBRI Ottawa ke depan,” tuturnya.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k