Site icon Arkha

Vina Ariesta Dewi Borong Gelar Mrs International Universal 2026, Ini Pesan Inspiratifnya untuk Indonesia

Dr. dr. Vina Ariesta Dewi, M.Pd., M.Biomed (AAM), Dipl CIBTAC, telah menorehkan prestasi membanggakan bagi Indonesia dengan berhasil meraih gelar Mrs International Universal 2026. Kemenangan ini diraihnya di ajang Mrs. International Global 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada bulan Oktober.

Tidak hanya meraih gelar bergengsi, Vina juga dianugerahi Winner Award Queen of Charity 2026. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kontribusinya dalam bidang sosial dan kemanusiaan, yang menjadi salah satu fokus dalam kompetisi kecantikan internasional bagi wanita yang telah menikah.

Bagi Vina, pencapaian ini lebih dari sekadar trofi atau gelar. Ia menganggap kemenangan ini sebagai tanggung jawab besar untuk mengangkat nama Indonesia sekaligus menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya untuk mengembangkan potensi diri mereka.

“Saya merasa sangat bahagia, terharu, dan bersyukur. Kemenangan ini bukan hanya tentang mahkota atau gelar, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab yang besar sebagai wanita Indonesia. Saya menyadari bahwa di balik prestasi ini terdapat doa dari keluarga, dukungan masyarakat, perjuangan panjang, serta kerja keras yang tidak selalu terlihat,” ungkapnya, menyampaikan rasa syukur dan harapan untuk masa depan, pada Selasa (13/10/2026).

Ajang Mrs. International Global 2026 berlangsung dari tanggal 1 hingga 7 Oktober 2026 di Ballroom Andaman, Kuala Lumpur City, Malaysia. Kompetisi ini menghadirkan perempuan dari berbagai negara dalam serangkaian kegiatan, mulai dari karantina hingga malam puncak.

Dalam perlombaan ini, penilaian tidak hanya berfokus pada penampilan fisik. Kemampuan berkomunikasi, kepribadian, kecerdasan, serta cara peserta dalam merepresentasikan negara mereka juga menjadi aspek penting yang diperhatikan dalam ajang pageant internasional ini.

Vina memiliki latar belakang yang kuat di bidang medis dan akademik. Selain berprofesi sebagai dokter estetika, ia juga aktif sebagai dosen dan pelatih. Perempuan yang lahir pada 22 Maret ini memiliki pendidikan doktoral dalam bidang pendidikan dan biomedis, dengan spesialisasi dalam Anti-Aging Medicine (AAM).

Ia mendedikasikan pencapaiannya untuk Indonesia dan berharap keberhasilan ini dapat memotivasi perempuan-perempuan lain untuk terus belajar dan berani mengambil peluang di tingkat nasional maupun internasional.

Exit mobile version