Kementerian Sekretariat Negara mengeluarkan imbauan kepada masyarakat di seluruh Indonesia untuk mengibarkan bendera negara setengah tiang selama tiga hari berturut-turut, mulai dari 2 hingga 4 Maret 2026. Ini merupakan bentuk penghormatan atas meninggalnya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Kementerian Sekretariat Negara pada hari Senin.
“Dalam rangka memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Wakil Presiden ke-6 RI Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno yang telah wafat pada tanggal 2 Maret 2026 di Jakarta, kami mengajak masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air untuk mengibarkan Bendera Negara setengah tiang selama 3 (tiga) hari berturut-turut mulai tanggal 2 hingga 4 Maret 2026,” demikian isi rilis yang diposting.
Selama periode tersebut, 2 hingga 4 Maret 2026 juga ditetapkan sebagai Hari Berkabung Nasional.
Imbauan ini ditujukan kepada seluruh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia sebagai penghormatan atas dedikasi dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
Try Sutrisno menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Kabar mengenai wafatnya Try Sutrisno pertama kali disampaikan oleh pihak keluarganya, kemudian juga dikonfirmasi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Berita ini kemudian diperkuat oleh beberapa pejabat di Kementerian Sekretariat Negara dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Prosesi pemakaman Try Sutrisno dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, pada hari yang sama. Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam upacara pemakaman militer tersebut.
Upacara pemakaman tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden ke-11 Boediono, serta berbagai menteri dalam Kabinet Merah Putih.
Selain itu, turut hadir Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, yang semuanya berada di dekat mimbar Presiden.
Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo membacakan apel persada untuk almarhum Try Sutrisno: “Saya Presiden Republik Indonesia, atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia, dengan ini mempersembahkan kepada persada ibu pertiwi, jiwa raga dan jasa-jasa almarhum. Nama: Try Sutrisno; Jabatan: Wakil Presiden Republik Indonesia Ke-6 Periode Tahun 1993-1998, Panglima ABRI Periode 1988-1993. Beliau adalah putra dari Bapak Subandi, almarhum, yang telah berjuang demi kepentingan dan keluhuran negara serta bangsa.”

