Tips Baterai iPhone 15: Tahan 3 Tahun Tanpa Turun Health di Bawah 90%

Pernahkah Anda merasa cemas melihat persentase daya di sudut layar menipis terlalu cepat? Perangkat ini menjadi bagian tak terpisahkan dari hari-hari kita, dari bekerja hingga tetap terhubung dengan orang tersayang.
Kenyamanan itu bergantung pada satu komponen vital: kesehatan baterai. Memahami dan merawatnya adalah kunci untuk pengalaman penggunaan yang lancar bertahun-tahun ke depan.
Setiap komponen penyimpan daya secara alami akan mengalami penurunan kapasitas. Namun, penurunan itu bisa sangat diperlambat.
Artikel ini hadir sebagai panduan praktis dari teman. Tujuannya sederhana: membantu Anda menjaga kapasitas perangkat di atas 90% hingga tiga tahun ke depan.
Investasi kecil dalam kebiasaan baik hari ini akan menghemat biaya dan menjaga performa perangkat tetap prima. Mari kita mulai perjalanan merawat investasi teknologi Anda.
Poin Penting
- Merawat kesehatan baterai sangat penting untuk masa pakai perangkat jangka panjang.
- Battery Health menunjukkan kapasitas yang tersisa dibandingkan kondisi baru.
- Penurunan performa adalah hal alami, tetapi dapat dikelola dengan kebiasaan tepat.
- Panduan ini bertujuan menjaga kapasitas di atas 90% selama tiga tahun.
- Tips yang diberikan bersifat praktis dan berdasarkan rekomendasi terpercaya.
- Perawatan sederhana dapat menghemat biaya penggantian di masa depan.
- Komitmen pada kebiasaan baik akan membuahkan hasil dalam jangka panjang.
Pendahuluan: Mengapa Merawat Kesehatan Baterai iPhone 15 Itu Penting?
Investasi pada teknologi terbaru seharusnya memberikan kepuasan bertahun-tahun, bukan kecemasan akan daya tahan. Pengalaman menggunakan perangkat Anda sehari-hari, dari kelancaran aplikasi hingga kecepatan respons, sangat bergantung pada kondisi power bank internalnya.
Komponen penyimpan energi yang sehat memastikan processor bekerja optimal tanpa pelambatan tak terduga. Ini berarti tidak ada lag saat mengetik atau game yang tiba-tiba tersendak.
Setiap unit penyimpan daya memang dirancang untuk mengalami keausan seiring waktu. Namun, laju penurunannya sepenuhnya bisa Anda kendalikan dengan kebiasaan sederhana.
Bayangkan biaya yang harus dikeluarkan untuk mengganti komponen ini di pusat servis resmi. Tindakan pencegahan melalui perawatan rutin jelas lebih hemat dan bijaksana.
Nilai jual kembali gadget Anda juga ditentukan oleh kapasitasnya. Pembeli kedua selalu memeriksa battery health sebagai indikator kondisi keseluruhan.
Kenyamanan adalah hal utama. Dengan kapasitas yang terjaga, Anda bebas dari rasa was-was saat meeting panjang atau perjalanan jauh. Lingkungan pun diuntungkan karena masa pakai produk elektronik menjadi lebih lama.
Perangkat generasi terbaru dilengkapi teknologi canggih untuk efisiensi. Meski demikian, kebiasaan pengisian daya yang keliru tetap dapat mempercepat penurunan performanya.
Kabar baiknya, merawat kesehatan power bank internal tidaklah rumit. Hanya dibutuhkan kesadaran dan sedikit penyesuaian pada rutinitas harian Anda.
Mari kita telusuri langkah-langkah praktisnya di bagian berikut untuk memastikan perangkat Anda tetap prima dalam jangka panjang.
Dasar-Dasar Perawatan: Kebiasaan Pengisian Daya yang Bijak
Untuk menjaga kapasitas tetap optimal, langkah pertama adalah menguasai seni pengisian daya yang tepat. Ritual ini sering dianggap sepele, padahal dampaknya sangat besar bagi umur panjang unit penyimpan energi.
Dengan menerapkan beberapa prinsip sederhana, Anda bisa mengurangi stres pada sel internal secara signifikan. Mari kita bahas satu per satu.
Selalu Gunakan Charger dan Kabel Resmi atau Bersertifikasi MFi
Kualitas arus listrik yang masuk ke perangkat Anda sangat krusial. Aksesori pengisian daya asli dari Apple atau yang bersertifikasi MFi (Made for iPhone) dirancang untuk memenuhi standar keamanan dan kompatibilitas yang ketat.
Mereka menjamin stabilitas tegangan dan arus yang sesuai dengan kebutuhan spesifik gadget Anda. Menggunakan charger atau kabel abal-abal adalah undangan untuk masalah.
Risikonya mulai dari overheating yang merusak port pengisian, hingga fluktuasi daya yang dapat merusak sel penyimpan energi secara permanen. Investasi kecil pada aksesori berkualitas melindungi investasi besar pada perangkat Anda.
Aktifkan dan Atur Fitur Optimized Battery Charging
Perangkat cerdas Anda dilengkapi dengan battery health fitur pintar bernama Optimized Battery Charging. Cara kerjanya cerdas: sistem AI mempelajari kebiasaan rutin Anda.
Misalnya, jika Anda biasa mengisi daya semalaman dan melepasnya pagi hari, fitur ini akan menunda pengisian di atas 80% hingga mendekati waktu bangun Anda. Hal ini mengurangi waktu sel penyimpan energi berada dalam kondisi tegangan penuh, yang memperlambat keausan kimiawinya.
Untuk mengaktifkannya, buka aplikasi Settings. Pada model generasi terbaru, navigasi ke Battery > Charging. Di sana, Anda akan menemukan opsi untuk membatasi pengisian maksimal.
Untuk model sebelumnya, buka Settings > Battery > Battery Health & Charging. Pastikan tombol Optimized Battery Charging dalam posisi aktif. Ini adalah salah satu pengaturan paling penting untuk perawatan jangka panjang.
Hindari Menggunakan Baterai Sampai Habis Total (0%)
Membiarkan daya terkuras hingga nol persen, atau deep discharge, sangat berbahaya bagi kimia lithium-ion. Tindakan ini memberi tekanan ekstrem pada sel penyimpan energi.
Bayangkan seperti otot yang dipaksa bekerja hingga kelelahan total tanpa kesempatan pulih. Kapasitas maksimumnya akan menurun lebih cepat.
Kebiasaan baiknya adalah mulai mengisi ulang sebelum indikator daya menyentuh 20%. Jangan biarkan perangkat Anda mati karena kehabisan tenaga. Isi ulang sedikit lebih sering jauh lebih sehat daripada menunggu benar-benar kosong.
Jaga Rentang Pengisian Daya yang Ideal: 20% – 80%
Para ahli sering menyebut rentang 20% hingga 80% sebagai sweet spot untuk kesehatan unit penyimpan energi. Menjaga kapasitas dalam batas ini meminimalkan stres pada komponen internal.
Filosofinya adalah tidak selalu mengejar angka 100%, kecuali Anda akan melakukan perjalanan panjang. Sebaliknya, biasakan melakukan top-up singkat sepanjang hari.
Anda bisa memanfaatkan pengingat atau notifikasi untuk membantu membangun kebiasaan ini. Misalnya, setel alarm saat daya turun ke 30% atau naik ke 75%.
Perubahan kecil ini, jika dilakukan konsisten, akan memberikan kontribusi besar untuk mempertahankan battery health di level tinggi selama bertahun-tahun.
Lindungi Baterai dari Musuh Utama: Suhu Ekstrem
Bayangkan gadget Anda seperti manusia; ia punya zona nyaman suhu yang harus dijaga agar tetap sehat dan berfungsi optimal.
Di luar zona itu, ancaman diam-diam mengintai. Musuh paling berbahaya bagi sel lithium-ion di dalam perangkat Anda adalah panas dan dingin yang berlebihan.
Pabrikan sendiri merekomendasikan suhu lingkungan antara 0°C hingga 35°C untuk operasi normal. Namun, suhu ideal yang lebih ramah adalah 16°C hingga 22°C.
Suhu tinggi bekerja seperti katalis yang ganas. Panas mempercepat semua reaksi kimia di dalam unit penyimpan energi.
Reaksi yang dipercepat ini menyebabkan degradasi material internal secara permanen. Kerusakannya bersifat irreversible dan langsung memangkas kapasitas maksimum.
Di sisi lain, suhu sangat rendah di bawah 0°C juga bermasalah. Dingin ekstrem dapat mengurangi kapasitas sementara secara drastis.
Dalam jangka panjang, paparan rutin pada kondisi beku juga memberi stres pada komponen vital tersebut.
Contoh situasi sehari-hari yang berbahaya sering kita abaikan. Meninggalkan ponsel di dashboard mobil yang terkena sinar matahari langsung adalah contoh klasik.
Menggunakan device untuk game berat atau video call lama saat sedang di-charge juga menghasilkan panas ganda. Membiarkannya di dalam tas dekat sumber panas seperti laptop atau power bank pun berisiko.
Beberapa saran praktis bisa segera diterapkan. Jangan pernah mengisi daya dengan gadget tertutup bantal atau selimut yang menghambat sirkulasi udara.
Pertimbangkan untuk melepas case yang tebal saat melakukan pengisian daya berat atau saat lingkungan sudah cukup hangat. Saat berada di luar ruangan yang terik, carilah tempat teduh untuk penggunaan.
Kenali tanda-tanda overheating. Pesan peringatan resmi akan muncul di layar jika suhu terlalu tinggi.
Jika body gadget terasa sangat panas saat dipegang, segera hentikan penggunaan dan pindahkan ke tempat yang lebih sejuk.
Sebuah kebiasaan baik adalah membiarkan perangkat kembali ke suhu ruangan sebelum mulai mengisi daya. Terutama jika baru saja digunakan di bawah terik matahari atau di dalam mobil yang panas.
Menghindari panas berlebih adalah salah satu cara paling efektif untuk menjaga battery health di atas 90% dalam jangka panjang. Ini langsung berkaitan dengan daya tahan komponen secara keseluruhan.
Banyak pengguna yang kapasitas power bank internalnya turun drastis karena kebiasaan sederhana seperti sering meninggalkan ponsel di dalam mobil. Pengalaman ini bisa dihindari dengan kesadaran.
Dengan mengendalikan faktor lingkungan ini, Anda memberi hadiah umur panjang untuk investasi teknologi Anda. Mari lanjutkan dengan mengoptimalkan perangkat lunak.
Jangan Lewatkan: Perbarui iOS Secara Rutin
Di balik setiap pembaruan sistem operasi, tersembunyi optimasi tak terlihat yang bekerja keras untuk memperpanjang usia pakai gadget.
Memperbarui iOS secara rutin adalah ritual perawatan yang sangat mudah namun sering diabaikan. Tindakan ini bukan sekadar menambahkan emoji atau wallpaper baru.
Pabrikan terus menyempurnakan algoritma manajemen daya di setiap versi. Mereka memperbaiki bug yang bisa menyebabkan kebocoran daya di latar belakang tanpa Anda sadari.
Pembaruan juga menghadirkan peningkatan efisiensi untuk komponen vital perangkat Anda. Ini adalah cara cerdas untuk menjaga performa tetap stabil dalam jangka panjang.
Contoh nyatanya adalah pembaruan iOS 17.0.3. Rilis itu secara khusus ditujukan untuk mengatasi masalah overheating pada seri Pro.
Masalah seperti itu langsung mempengaruhi kesehatan unit penyimpan energi. Perbaikan melalui pembaruan perangkat lunak adalah solusi tercepat dan teraman.
Aplikasi sistem bawaan seperti Mail, Maps, dan Safari juga sering mendapat perbaikan. Setelah di-update, mereka biasanya beroperasi dengan lebih hemat daya.
Banyak pengguna khawatir, “update baru bikin daya cepat habis”. Kekhawatiran ini umum, tetapi biasanya bersifat sementara.
Setelah pembaruan besar, sistem perlu waktu 1-2 hari untuk melakukan indeks dan penyesuaian internal. Proses ini memang membutuhkan tenaga ekstra.
Setelah masa transisi itu selesai, efisiensi dari pembaruan baru akan benar-benar terasa. Jangan langsung menilai konsumsi daya dalam 24 jam pertama.
| Mitos | Fakta |
|---|---|
| Pembaruan iOS selalu membuat baterai cepat habis. | Efek negatif bersifat sementara (1-2 hari). Pembaruan jangka panjang justru meningkatkan efisiensi dan memperbaiki bug pemboros daya. |
| Update hanya menambah fitur baru yang tidak penting. | Setiap rilis mengandung optimasi keamanan dan performa yang krusial, termasuk perbaikan manajemen daya untuk aplikasi sistem. |
| Lebih baik tetap di versi iOS lama yang sudah stabil. | Versi lama tidak mendapatkan perbaikan bug keamanan dan efisiensi terbaru, yang bisa membahayakan perangkat dan mempercepat penurunan kapasitas. |
| Tidak perlu update jika perangkat berjalan lancar. | Update adalah tindakan pencegahan. Ia memperbaiki masalah yang mungkin belum terlihat, termasuk kebocoran daya di latar belakang oleh proses sistem. |
Saran praktis selalu lakukan backup data Anda sebelum memulai pembaruan. Ini adalah langkah pengamanan standar.
Untuk kemudahan, aktifkan pembaruan otomatis di Settings > General > Software Update. Dengan begitu, perangkat Anda selalu mendapatkan perlindungan terbaru.
Ingat, banyak pembaruan keamanan juga datang bersamaan dengan peningkatan efisiensi. Menjaga sistem tetap mutakhir melindungi perangkat dari dua sisi.
Pembaruan adalah teman, bukan musuh, untuk kapasitas yang awet. Ia bahkan bisa membawa fitur penghemat daya baru.
Fitur seperti itu akan kita bahas lebih lanjut di bagian berikutnya, khususnya tentang mengontrol app yang berjalan di latar belakang.
Dengan rutin memperbarui, Anda memastikan aplikasi dan sistem bekerja seoptimal mungkin. Ini adalah investasi waktu kecil untuk hasil yang besar.
Kontrol Aplikasi Latar Belakang untuk Hemat Daya
Tanpa disadari, beberapa aplikasi terus bekerja diam-diam di belakang layar, menggerogoti daya perangkat Anda.
Mereka memperbarui feed berita, memeriksa email, atau melacak lokasi meski Anda tidak membukanya. Aktivitas tersembunyi ini, jika tidak dikendalikan, dapat mempercepat pengosongan tenaga.
Mengelola apa yang berjalan di background adalah langkah proaktif yang sangat kuat. Tindakan ini tidak hanya memperpanjang ketahanan harian, tetapi juga mengurangi stres pada unit penyimpan energi dalam jangka panjang.
Nonaktifkan atau Batasi Background App Refresh
Background App Refresh (BAR) adalah fitur yang memungkinkan app memperbarui konten saat tidak aktif. Misalnya, media sosial menarik postingan terbaru atau aplikasi cuaca mengambil data baru.
Meski berguna untuk informasi real-time, background app refresh bisa menjadi penyebab drain daya yang tersembunyi. Semakin banyak aplikasi yang mengaktifkannya, semakin besar beban pada sistem.
Anda memiliki kendali penuh atas pengaturan ini. Untuk penghematan maksimal, nonaktifkan app refresh untuk semua app sekaligus.
Caranya, buka Settings > General > Background App Refresh. Pilih opsi “Off” di bagian atas layar.
Jika ingin lebih seimbang, atur secara selektif per aplikasi. Dalam menu yang sama, gulir daftar app dan pilih “Wi-Fi” atau “Off” untuk masing-masing.
Izinkan background app aktivitas hanya untuk layanan penting. Aplikasi peta, cuaca, atau email kerja bisa tetap diaktifkan.
Untuk game, media sosial, dan platform streaming, pertimbangkan untuk menonaktifkannya. Anda selalu bisa membuka app tersebut secara manual untuk mendapatkan update terbaru.
Kelola Aplikasi yang Memakan Daya Berlebih
Setelah mengatur background app refresh, langkah selanjutnya adalah audit. Perangkat Anda menyediakan data rinci tentang penggunaan baterai oleh setiap aplikasi.
Buka Settings > Battery. Di sana, Anda akan melihat grafik penggunaan dan daftar app yang mengonsumsi daya paling banyak.
Data ini bisa dilihat untuk 24 jam terakhir atau 10 hari terakhir. Perhatikan aplikasi yang konsumsi dayanya tidak proporsional dengan waktu pemakaian Anda.
Misalnya, sebuah app game mungkin hanya digunakan 10 menit, tetapi menghabiskan 30% kapasitas. Ini adalah tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres.
Untuk aplikasi yang tidak penting tetapi rakus daya, Anda punya beberapa pilihan. Pertimbangkan untuk menghapusnya jika jarang dipakai.
Alternatif lain, batasi izin aksesnya seperti lokasi, notifikasi, atau pembaruan di background. Kurangi juga frekuensi membuka aplikasi tersebut.
Contoh nyata, aplikasi Facebook terkenal bisa sering refresh di background. Matikan BAR-nya dan buka app manual hanya saat ingin mengecek feed.
Dengan proaktif memantau dan bertindak, Anda mengambil alih kendali. Mengelola aktivitas latar belakang adalah salah satu trik paling ampuh untuk kesehatan perangkat jangka panjang.
Setiap pixel yang menyala di layar membutuhkan daya, dan Anda punya kendali penuh atasnya.
Komponen ini sering menjadi konsumen energi terbesar pada perangkat pintar. Mengoptimalkannya memberikan dampak langsung yang bisa dirasakan.
Mari kita eksplorasi tiga area utama untuk menyeimbangkan pengalaman visual dengan efisiensi maksimal.
Atur Tampilan Layar untuk Efisiensi Maksimal
Layar adalah gerbang interaksi kita dengan dunia digital. Sayangnya, ia juga menghabiskan persediaan tenaga dengan sangat cepat.
Dengan beberapa penyesuaian cerdas, Anda bisa menikmati tampilan yang jelas sekaligus memperpanjang ketahanan harian. Mari kita mulai dari fitur yang paling menarik.
Pertimbangkan untuk Menonaktifkan Always-On Display (iPhone 15 Pro)
Fitur always-on display pada seri iPhone Pro sangat praktis. Anda bisa melihat waktu dan notifikasi sekilas tanpa menyentuh perangkat.
Namun, kemudahan ini datang dengan konsekuensi. Meski menggunakan teknologi refresh rate sangat rendah (1Hz) dan sensor yang mematikan layar di saku, always display ini tetap mengonsumsi energi terus-menerus.
Jika Anda lebih memprioritaskan efisiensi, pertimbangkan untuk menonaktifkannya. Caranya mudah: buka Settings > Display & Brightness > Always On Display.
Nonaktifkan opsi tersebut. Anda bisa mengaktifkannya kembali hanya saat benar-benar diinginkan, misalnya saat rapat atau di meja kerja.
Pilih Wallpaper Statis daripada Animasi
Wallpaper dinamis memang indah dilihat. Opsi seperti Cuaca, Astronomy, atau Photo Shuffle menambah kepribadian pada lock screen.
Sayangnya, keindahan ini membutuhkan proses komputasi dan grafis tambahan. Perubahan terus-menerus menguras lebih banyak tenaga dibandingkan gambar diam.
Untuk efisiensi maksimal, pilih wallpaper statis. Gunakan warna solid atau foto sederhana untuk layar kunci dan utama.
Perubahan kecil ini mengurangi beban pada processor. Hasilnya, penggunaan daya oleh layar menjadi lebih efisien sepanjang hari.
| Jenis Wallpaper | Karakteristik | Dampak pada Konsumsi Daya |
|---|---|---|
| Statis (Gambar/Foto) | Tampil tetap, tidak berubah. Hanya dimuat sekali. | Rendah. Hanya mempertahankan gambar yang sama tanpa proses tambahan. |
| Dinamis (Cuaca) | Berubah sesuai kondisi cuaca aktual di lokasi Anda. | Tinggi. Memerlukan koneksi data, pemrosesan grafis, dan pembaruan berkala. |
| Dinamis (Astronomy) | Menampilkan tampilan bumi atau bulan yang bergerak. | Sangat Tinggi. Animasi kompleks yang berjalan terus-menerus membebani GPU. |
| Dinamis (Photo Shuffle) | Berganti-ganti foto dari album pilihan Anda. | Sedang hingga Tinggi. Bergantung pada frekuensi pergantian dan resolusi foto. |
Turunkan Kecerahan Layar Sesuai Kebutuhan
Ini adalah pengatur ketahanan yang paling langsung. Kecerahan layar memiliki hubungan linear dengan konsumsi energi.
Semakin terang, semakin banyak daya yang digunakan. Fitur Auto-Brightness bawaan sudah membantu dengan menyesuaikan berdasarkan cahaya sekitar.
Anda bisa melangkah lebih jauh. Di dalam ruangan dengan pencahayaan cukup, turunkan kecerahan secara manual ke level serendah mungkin yang masih nyaman dibaca.
Cara mudah: geser dari kanan atas untuk membuka Control Center. Atur slider kecerahan sesuai kebutuhan Anda saat itu.
Tips tambahan: atur Auto-Lock ke waktu tercepat, misalnya 30 detik. Ini memastikan layar cepat mati saat tidak digunakan, menghemat banyak tenaga.
Setiap sedikit penghematan dari pengaturan tampilan akan bertambah besar sepanjang hari. Langkah-langkah sederhana ini secara signifikan berkontribusi pada umur panjang unit penyimpan energi Anda.
Ingat, keseimbangan adalah kunci. Anda bisa menikmati tampilan yang indah sambil tetap bijak dalam penggunaan.
Kelola Notifikasi dan Widget dengan Fitur Focus Modes
Fitur Focus Modes di perangkat Anda adalah tameng pribadi melawan gangguan dan penguras daya yang tidak perlu. Setiap kali layar menyala karena notifikasi, tenaga terkuras sedikit.
Mengelola banjir informasi ini secara strategis memberikan manfaat ganda. Anda melindungi kapasitas perangkat sekaligus meningkatkan fokus dan ketenangan pikiran.
Mari kita jelajahi tiga senjata rahasia dalam settings: mode fokus kustom, ringkasan terjadwal, dan audit widget.
Cara Mengatur Focus Modes untuk Notifikasi yang Lebih Tertarget
Fitur focus modes memungkinkan Anda memilih aplikasi dan orang yang bisa mengirim notifikasi. Anda juga bisa mengatur kapan notifikasi itu boleh masuk.
Mengurangi notifikasi berarti mengurangi kesempatan app membangunkan layar. Hasilnya, penggunaan daya menjadi lebih efisien sepanjang hari.
Untuk membuat mode kustom, buka Settings > Focus. Ketuk tanda “+” di pojok kanan atas.
Pilih mode seperti “Kerja”, “Tidur”, atau “Santai”. Anda juga bisa membuat mode benar-benar personal, misalnya “Nulis” atau “Belajar”.
Di dalam setiap mode, atur izin notifikasi. Izinkan hanya dari orang penting dan aplikasi kritis seperti Slack atau Email Kantor.
Kaitkan mode ini dengan lock screen dan home screen tertentu yang minim gangguan. Saat mode aktif, tampilan Anda akan berubah otomatis.
Contoh untuk Freelancer: Buat mode “Proyek”. Izinkan notifikasi dari klien dan aplikasi manajemen tugas. Blokir semua media sosial dan game. Kaitkan dengan wallpaper sederhana.
Contoh untuk Mahasiswa: Buat mode “Kuliah”. Izinkan notifikasi dari grup kelas dan kalender. Batasi notifikasi sosial. Aktifkan jadwal agar mode hidup otomatis saat jam perkuliahan.
Manfaatkan Scheduled Summary untuk Notifikasi Tidak Penting
Scheduled Summary adalah fitur brilian yang mengumpulkan notifikasi kurang penting. Ia mengirimkannya dalam paket rapi pada waktu yang Anda tentukan.
Bayangkan notifikasi promo e-commerce, game, atau newsletter masuk hanya 2 kali sehari. Misalnya, siang dan sore hari.
Cara ini sangat mengurangi gangguan dan pemborosan daya. Layar tidak akan sering menyala untuk hal-hal yang bisa ditunda.
Untuk mengaturnya, buka Settings > Notifications > Scheduled Summary. Aktifkan opsi tersebut.
Tambahkan aplikasi yang notifikasinya tidak mendesak. Aplikasi belanja online, media sosial, dan hiburan adalah kandidat utama.
Atur jadwal pengiriman summary, misalnya pukul 12:00 dan 18:00. Anda akan menerima bundel notifikasi pada waktu-waktu itu saja.
Hidup Anda menjadi lebih tenang. Perangkat Anda juga bekerja lebih ringan karena tidak terus-menerus memproses alert.
Batasi Widget di Layar Kunci dan Utama
Widget interaktif memang keren dan informatif. Namun, setiap widget yang aktif di lock screen atau home screen terus memperbarui datanya.
Pembaruan untuk cuaca, kalender, atau catatan memerlukan koneksi data dan pemrosesan. Aktivitas latar belakang ini menguras tenaga.
Saran kami: lakukan audit widget Anda. Hapus widget yang jarang dilihat atau tidak memberikan nilai penting.
Fokus pada widget yang benar-benar Anda butuhkan setiap hari. Widget yang menampilkan data intensif seperti cuaca multi-lokasi atau feed berita bisa sangat boros.
Pertimbangkan untuk menggunakan widget statis atau yang diperbarui lebih jarang. Setiap widget yang dihapus adalah penghematan kecil yang bertambah besar.
| Jenis Widget | Contoh | Tingkat Pembaruan Data | Rekomendasi |
|---|---|---|---|
| Statis / Informasi Dasar | Kalender (hari/tanggal), Catatan Cepat, Pengingat | Rendah | Aman untuk disimpan. Perbarui hanya saat dibuka. |
| Dinamis – Lokasi | Cuaca (berbasis GPS), Maps (ETA), Fitness (langkah) | Tinggi | Batasi jumlahnya. Pertimbangkan untuk tidak menempatkan di lock screen. |
| Dinamis – Jaringan | Berita, Media Sosial Feed, Email Pratinjau | Sangat Tinggi | Hapus jika tidak penting. Gunakan Scheduled Summary untuk notifikasinya. |
| Kontrol Cepat | Pengaturan Cahaya, Kalkulator, Pemutar Musik | Sedang | Berguna dan umumnya efisien. Simpan hanya yang sering dipakai. |
Mengatur notifikasi dan widget adalah bentuk perawatan digital. Anda merencanakan pertahanan terhadap gangguan yang menggerogoti daya dan fokus.
Strategi ini membawa kemenangan ganda. Kapasitas perangkat terjaga lebih lama, dan pikiran Anda menjadi lebih jernih serta produktif.
Matikan Fitur Live Activities dan Live Voicemail yang Boros

Notifikasi yang terus bergerak di layar kunci mungkin terlihat keren, tetapi tahukah Anda berapa banyak tenaga yang mereka habiskan?
Fitur canggih seperti Live Activities dan Live Voicemail menawarkan informasi real-time. Namun, kemudahan ini sering menjadi penguras daya tersembunyi.
Live Activities adalah notifikasi persisten. Ia menampilkan info langsung di Lock Screen dan Dynamic Island.
Contohnya adalah waktu pengiriman Gojek, skor bola langsung, atau hitungan mundur timer. Informasi ini terus diperbarui.
Karena terus memperbarui dan menampilkan data, fitur ini menjaga prosesor dan layar tetap aktif. Dampaknya signifikan terhadap konsumsi energi perangkat.
Terutama jika dikombinasikan dengan Always-On Display pada seri tertentu. Setiap pembaruan kecil memerlukan tenaga.
Anda punya kendali penuh atas Live Activities. Berikut adalah panduan untuk menonaktifkannya.
Cara Menonaktifkan Secara Global:
- Buka aplikasi Settings (Pengaturan).
- Pilih opsi Face ID & Passcode.
- Gulir ke bawah dan temukan Live Activities.
- Matikan toggle yang tersedia.
Cara Menonaktifkan per Aplikasi:
- Buka Settings dan gulir ke daftar aplikasi.
- Pilih aplikasi tertentu, seperti aplikasi pesan makanan.
- Cari opsi Live Activities di dalam pengaturan aplikasi tersebut.
- Nonaktifkan izinnya.
Anda bisa bersikap selektif. Biarkan aktif untuk aplikasi navigasi seperti Maps, tetapi matikan untuk layanan pesan antar.
Bagi pengguna iPhone Pro dengan Dynamic Island, ada trik cepat. Usap ke kiri pada aktivitas yang sedang berjalan di area tersebut untuk menghentikannya seketika.
Selanjutnya, mari bahas Live Voicemail. Ini adalah fitur baru di iOS 17.
Live Voicemail menampilkan transkrip pesan suara secara real-time di layar. Anda bisa membaca pesan saat sedang direkam.
Proses transkripsi audio-ke-teks terjadi secara live. Ini membutuhkan pemrosesan dan menampilkan hasil di lock screen.
Bagi yang jarang menerima voicemail, atau lebih suka mendengarkan langsung, fitur ini bisa dimatikan. Penghematan dayanya mungkin kecil, tetapi berharga untuk jangka panjang.
Cara Mematikan Live Voicemail:
- Buka Settings (Pengaturan).
- Pilih Phone (Telepon).
- Ketuk Live Voicemail.
- Nonaktifkan toggle yang tersedia.
Pertimbangkan skenario penggunaan Anda. Jika sering memesan ojek online, Live Activities sangat berguna.
Tapi jika tidak, matikan saja untuk efisiensi yang lebih baik. Keseimbangan antara fungsionalitas dan daya tahan adalah kunci.
Fitur-fitur canggih ini adalah pilihan. Mengelola pilihan tersebut merupakan bagian dari perawatan perangkat.
Setiap fitur yang tidak penting yang Anda matikan adalah langkah kecil. Langkah ini mengarah pada kesehatan penyimpanan energi yang terjaga selama tiga tahun ke depan.
Hati-Hati dengan Akses Lokasi Aplikasi
Akses ke lokasi GPS adalah salah satu izin paling sensitif dan boros daya yang sering kita berikan. Banyak app diam-diam ingin tahu di mana kita berada, bahkan saat tidak sedang digunakan.
Chip GPS khusus di dalam perangkat Anda bekerja keras setiap kali diminta. Proses ini mengonsumsi tenaga yang signifikan, terutama jika terjadi di latar belakang.
Melakukan audit terhadap izin ini adalah bentuk pembersihan digital. Anda mengambil kembali kendali atas privasi dan sekaligus menghemat kapasitas perangkat.
Review dan Batasi Izin Lokasi untuk Setiap Aplikasi
Langkah pertama adalah melihat siapa saja yang telah Anda izinkan. Buka Settings (Pengaturan) > Privacy & Security > Location Services.
Anda akan melihat daftar panjang semua aplikasi yang pernah meminta akses. Sekarang, waktunya untuk mempertanyakan setiap satuannya.
Tanyakan pada diri sendiri: “Apakah app ini benar-benar perlu tahu di mana saya berada?” Ketuk setiap nama untuk mengedit pengaturannya.
Anda akan menemukan empat pilihan:
- Never (Jangan Pernah): Terbaik untuk efisiensi. Blokir akses sepenuhnya.
- Ask Next Time (Tanya Lain Kali): Fleksibel. Aplikasi akan meminta izin saat berikutnya dibuka.
- While Using the App (Saat Menggunakan Aplikasi): Pilihan seimbang. Akses hanya aktif saat app terbuka di layar.
- Always (Selalu): Paling boros daya. Hanya berikan untuk fitur seperti navigasi real-time atau pelacakan lari.
Berikut contoh penerapannya:
- Aplikasi Bank: Mungkin ingin lokasi untuk ATM terdekat. Atur ke “While Using the App” atau bahkan “Never”, lalu gunakan pencarian manual dengan kode pos.
- Media Sosial (Instagram/Facebook): Sering meminta lokasi untuk tagging. Cukup setel ke “While Using the App” saja.
- Maps: Fitur navigasi jelas membutuhkan akses. Pilih “While Using the App”. Perlu diingat, seperti disebutkan dalam panduan Apple, beberapa fitur Peta memang memerlukan Layanan Lokasi untuk berfungsi optimal.
Hindari opsi “Always” kecuali sangat diperlukan. Izin ini memungkinkan aplikasi melacak Anda terus-menerus, yang sangat menggerogoti daya.
Hasil dari audit ini adalah daftar app dengan akses minimal. Perubahan ini sering langsung terasa pada penghematan kapasitas harian Anda.
Sebagai langkah darurat saat daya sangat kritis, Anda bisa mematikan Location Services sepenuhnya dari menu yang sama. Namun, ini akan menonaktifkan fitur berguna seperti Maps.
Kunci utamanya, review ini bukan sekali seumur hidup. Lakukan secara berkala, terutama setelah menginstal aplikasi baru. Kebiasaan kecil ini memberdayakan Anda dan menjaga perangkat tetap efisien.
Review Aplikasi yang Menggunakan Koneksi Bluetooth
Di balik kemudahan koneksi nirkabel, tersembunyi daftar aplikasi yang diam-diam ingin mengakses radio Bluetooth perangkat Anda.
Banyak pengguna hanya mengenal Bluetooth untuk earphone atau smartwatch. Faktanya, izin ini juga dipakai untuk pelacakan lokasi dan pemindaian perangkat lain.
Menjaga radio ini aktif terus-menerus memang membutuhkan daya. Namun, konsumsinya bisa membengkak jika ada app nakal yang terus mencari koneksi.
Mereka mungkin mencoba menyambung ke Chromecast, speaker, atau pelacak fisik seperti Tile. Aktivitas pencarian diam-diam ini menggerogoti kapasitas tanpa Anda sadari.
Untungnya, Anda bisa melakukan audit dengan mudah. Buka menu Settings (Pengaturan) lalu pilih Privacy & Security.
Gulir ke bawah dan ketuk opsi Bluetooth. Di sini, Anda akan melihat daftar semua aplikasi yang pernah meminta akses.
Tinjau daftar ini dengan kritis. Tanyakan, “Apakah app ini benar-benar perlu terhubung via Bluetooth?”
Untuk aplikasi seperti Facebook, game, atau layanan streaming, jawabannya sering “tidak”. Nonaktifkan toggle di samping nama aplikasi tersebut.
Tindakan ini mencegah mereka menggunakan radio nirkabel. Anda tetap bisa menggunakan fitur utama aplikasi tersebut dengan normal.
Lalu, bagaimana dengan aksesori seperti Apple Watch atau AirPods? Inilah dilemanya.
Solusi terbaik adalah biarkan Bluetooth aktif secara global. Namun, batasi akses hanya untuk aplikasi yang berhubungan langsung dengan aksesori Anda.
Keyboard nirkabel, mouse, atau speaker juga membutuhkan koneksi ini. Pastikan aplikasi pendukungnya tetap memiliki izin.
Untuk penggunaan yang lebih ketat, ada trik tambahan. Jika Anda tidak memakai aksesori Bluetooth dalam waktu lama, matikan saja.
Geser untuk membuka Control Center dan ketuk ikon Bluetooth. Ini menghemat daya ekstra, misalnya saat tidur malam.
Nyalakan kembali ketika akan memakai earphone atau smartwatch. Kebiasaan sederhana ini menutup kebocoran daya kecil.
Contoh nyata: aplikasi Max (HBO) atau Hulu mungkin meminta Bluetooth untuk remote TV. Jika tidak dipakai, lebih baik izinnya dimatikan.
Kontrol granular atas koneksi nirkabel adalah langkah canggih. Anda menjadi pengguna yang peduli dengan efisiensi dan privasi.
Setiap izin yang tidak perlu yang Anda cabut adalah kemenangan. Kemenangan untuk daya tahan perangkat Anda dalam jangka panjang.
Gunakan Low Power Mode (Mode Daya Rendah) dengan Taktis
Apakah Anda tahu bahwa perangkat Anda menyimpan senjata rahasia untuk memperpanjang ketahanan hariannya?
Low Power Mode sering dianggap sebagai alat darurat saat persentase tenaga menipis. Padahal, ia bisa menjadi strategi utama Anda.
Gunakan power mode ini dengan cerdas untuk menjaga kesehatan unit penyimpan energi dalam jangka panjang.
Apa sebenarnya yang dilakukan oleh low power mode? Ia mengoptimalkan seluruh sistem untuk efisiensi maksimal.
Efek visual seperti parallax dan animasi dinonaktifkan. Pembaruan email otomatis dihentikan untuk sementara.
Kecerahan layar juga dikurangi sedikit. Yang terpenting, aktivitas latar belakang aplikasi dibatasi sangat ketat.
Layar akan mati lebih cepat setelah tidak digunakan. Semua ini bertujuan menghemat setiap tetes daya yang tersisa.
| Fitur / Proses | Mode Normal | Low Power Mode |
|---|---|---|
| Efek Visual & Animasi | Aktif penuh dan halus. | Dibatasi atau dinonaktifkan. |
| Fetch Email Otomatis | Berjalan sesuai jadwal. | Dihentikan sementara. |
| Kecerahan Layar Maksimum | 100% sesuai pengaturan. | Dikurangi secara otomatis. |
| Aktivitas Latar Belakang App | Diizinkan dengan batasan. | Sangat dibatasi. |
| Waktu Auto-Lock | Sesuai pengaturan user. | Dipercepat. |
| Refresh Rate Layar (ProMotion) | Hingga 120Hz. | Dibatasi untuk hemat energi. |
Saran taktis kami: jangan tunggu hingga low power peringatan muncul di 20%. Gunakan secara proaktif.
Aktifkan mode daya rendah saat Anda tahu akan lama jauh dari charger. Misalnya, dari pagi hingga sore saat bepergian.
Dengan begini, Anda memperpanjang waktu antara pengisian ulang. Ini mengurangi stres pada sel penyimpan energi.
Cara mengaktifkannya sangat mudah. Anda punya beberapa opsi cepat.
Pertama, tambahkan tombol Low Power Mode ke Control Center untuk akses instan. Buka Settings > Control Center.
Tambahkan kontrol “Battery” atau cari “Low Power Mode”. Sekarang, geser dari kanan atas dan ketuk ikonnya.
Anda juga bisa pergi ke Settings > Battery dan aktifkan toggle-nya. Atau, cukup minta Siri untuk menyalakannya.
Untuk otomatisasi cerdas, aplikasi Shortcuts adalah kuncinya. Buat automasi pribadi yang menyalakan low power mode secara otomatis.
Contohnya, buat aturan agar ia aktif setiap jam 10 malam hingga 7 pagi. Atau, saat persentase daya mencapai 40%.
Strategi ini memastikan efisiensi tanpa perlu Anda ingat. Perangkat Anda mengelola dirinya sendiri.
Memang ada trade-off kecil. Beberapa animasi mungkin terasa kurang halus.
Email mungkin tidak datang secepat biasanya. Namun, untuk banyak aktivitas sehari-hari seperti browsing atau mengetik, perbedaannya hampir tidak terasa.
Yang Anda dapatkan adalah ketahanan ekstra yang signifikan. Ini sangat berguna dalam skenario tertentu.
Gunakan power mode ini saat menonton film offline di pesawat. Atau saat hiking, di mana Anda hanya sesekali mengecek peta.
Ia adalah teman terbaik untuk perjalanan panjang. Anda tetap terhubung tanpa khawatir kehabisan tenaga.
Ingat, low power mode akan dimatikan otomatis setelah perangkat diisi di atas 80%. Ini adalah mekanisme pengaman bawaan.
Jadi, Anda tidak perlu khawatir lupa mematikannya. Sistem sudah dirancang dengan baik.
Jangan anggap fitur ini hanya sebagai mode darurat. Lihatlah sebagai mode efisiensi yang bisa Anda kendalikan sepenuhnya.
Dengan taktik proaktif, Anda memenangkan pertempuran melawan habisnya tenaga. Kesehatan penyimpanan energi pun terjaga untuk tahun-tahun mendatang.
Prioritaskan Wi-Fi dan Gunakan Mode Pesawat di Sinyal Lemah
![]()
Tahukah Anda bahwa memilih jenis koneksi jaringan bisa membuat perbedaan besar pada ketahanan perangkat sepanjang hari?
Jaringan yang Anda gunakan mempengaruhi konsumsi energi lebih dari yang Anda kira. Mengelolanya dengan cerdas adalah langkah cerdas untuk perawatan jangka panjang.
Wi-Fi umumnya jauh lebih efisien dibandingkan jaringan seluler seperti 4G, LTE, atau 5G. Perbedaan efisiensi ini berdampak langsung pada penggunaan tenaga harian.
Mengapa bisa begitu? Saat terhubung ke Wi-Fi, radio di ponsel Anda bekerja dalam jarak dekat ke router.
Sinyal kuat dan stabil. Sebaliknya, jaringan seluler harus menjangkau menara BTS yang bisa berjarak ratusan meter.
| Jenis Koneksi | Karakteristik | Dampak pada Konsumsi Energi |
|---|---|---|
| Wi-Fi (Rumah/Kantor) | Jarak dekat, sinyal kuat dan stabil. Tidak perlu mencari jaringan baru secara konstan. | Rendah. Radio bekerja dengan tenang dan efisien. |
| Jaringan Seluler (Sinyal Kuat) | Menghubungkan ke menara BTS yang jauh. Membutuhkan daya pancar lebih besar daripada Wi-Fi. | Sedang hingga Tinggi. Lebih boros daripada Wi-Fi, tetapi masih terkendali. |
| Jaringan Seluler (Sinyal Lemah/Berbars 1) | Ponsel terus-menerus “berteriak” untuk mencari dan mempertahankan koneksi ke menara. Daya pancar radio dinaikkan maksimal. | Sangat Tinggi. Dapat menguras kapasitas dengan sangat cepat, bahkan saat idle. |
| 5G (Mode On/Auto, tidak stabil) | Teknologi baru yang cepat tetapi lebih kompleks. Secara konstan mencari antara sinyal 5G dan LTE jika kualitas buruk. | Tinggi. Proses pencarian dan switching jaringan yang konstan sangat menguras tenaga. |
Saat sinyal seluler lemah, gadget Anda meningkatkan daya pancar radionya. Ia seperti berteriak agar didengar oleh menara BTS.
Aktivitas ini menggerogoti kapasitas dengan cepat. Dalam hitungan jam, persentase daya bisa turun drastis padahal layar jarang menyala.
Oleh karena itu, selalu prioritaskan koneksi Wi-Fi. Sambungkan ponsel ke jaringan yang dikenal dan aman di rumah, kantor, atau kafe.
Ini adalah kebiasaan sederhana yang memberikan hasil nyata. Anda menghemat stres pada radio seluler dan memperpanjang daya tahan.
Lalu, bagaimana jika Anda berada di area tanpa Wi-Fi dan sinyal seluler sangat buruk?
Strateginya adalah proaktif. Jangan biarkan ponsel Anda berjuang sendirian. Aktifkan Airplane Mode (Mode Pesawat).
Fitur ini mematikan semua radio (seluler, Wi-Fi, Bluetooth) sekaligus. Setelah itu, Anda bisa menyalakan kembali Wi-Fi secara manual jika tersedia.
Langkah ini menghentikan pemborosan daya yang sia-sia. Anda tetap bisa menikmati musik offline atau memotret tanpa khawatir.
Tips lain yang berguna adalah Wi-Fi Calling. Jika operator Anda mendukung, aktifkan fitur ini.
Wi-Fi Calling memungkinkan panggilan dan SMS melewati jaringan Wi-Fi. Dengan begitu, Anda tidak perlu mengandalkan sinyal seluler yang boros.
Untuk pengaturan 5G, pertimbangkan untuk beralih ke LTE saja jika koneksi tidak stabil di area Anda.
Caranya: buka Settings > Cellular > Cellular Data Options > Voice & Data. Pilih “LTE”.
Ini mencegah ponsel terus-menerus mencari sinyal 5G yang lemah. Koneksi akan lebih stabil dan hemat energi.
Bayangkan Anda sedang naik gunung. Sinyal seluler keluar dan masuk secara acak.
Daripada membiarkan kapasitas terkuras sia-sia, aktifkan Airplane Mode. Nikmati pemandangan dan abadikan momen dengan tenang.
Kesadaran akan kekuatan sinyal adalah keterampilan penting. Bertindak sesuai dengan kondisi lapangan membuat perbedaan besar.
Mengelola jaringan adalah bagian dari audit menyeluruh. Semua upaya ini bisa Anda pantau efektivitasnya di pengaturan Battery, seperti yang akan kita bahas selanjutnya.
Manfaatkan Fitur Baterai di Pengaturan untuk Audit
Bayangkan diri Anda sebagai dokter yang memeriksa pasien. Langkah pertama adalah melihat riwayat dan gejala melalui grafik dan statistik yang tersedia.
Perangkat Anda menyimpan semua data ini di satu tempat. Menu Settings > Battery adalah pusat komando untuk memantau kesehatan dan konsumsi energi.
Dari sini, Anda bisa melakukan diagnosis yang tepat. Data yang disajikan membantu Anda memahami pola penggunaan baterai dan mengambil tindakan.
Pantau Grafik dan Penggunaan Baterai oleh Aplikasi
Bagian terpenting dari menu ini adalah grafik dan daftar konsumsi. Grafik untuk 24 jam terakhir menunjukkan pola turun-naik yang detail.
Anda bisa mengaitkan penurunan tajam dengan aktivitas tertentu. Misalnya, saat bermain game atau menggunakan navigasi.
Grafik untuk 10 hari memberikan perspektif tren jangka panjang. Ini sangat berguna untuk melihat dampak dari perubahan pengaturan yang Anda terapkan.
Apakah kapasitas bertahan lebih lama setelah mematikan Live Activities? Jawabannya ada di sini.
Fitur paling powerful adalah daftar “Battery Usage By App“. Daftar ini menunjukkan persentase daya yang digunakan setiap aplikasi.
Angka ini mencakup penggunaan aktif dan aktivitas di latar belakang. Inilah yang membuatnya sangat berharga untuk audit.
Lakukan pengecekan ini secara rutin, misalnya seminggu sekali. Jika ada app yang konsumsinya tidak wajar, itu adalah tanda merah.
Contohnya, sebuah aplikasi menghabiskan 30% padahal jarang dibuka. Perilaku ini menunjukkan ada sesuatu yang salah.
| Jenis Data | Fungsi | Tindakan yang Diinspirasi |
|---|---|---|
| Grafik 24 Jam | Melihat pola konsumsi harian dan kaitannya dengan aktivitas spesifik. | Mengidentifikasi kebiasaan boros daya (misal: streaming video saat sinyal lemah). |
| Grafik 10 Hari | Melihat tren jangka panjang dan efektivitas perubahan pengaturan. | Mengonfirmasi apakah pembatasan notifikasi atau lokasi benar-benar menghemat energi. |
| Daftar Penggunaan per Aplikasi | Mengungkap “penjahat” yang menguras kapasitas, baik di latar depan maupun belakang. | Menghapus, memperbarui, atau membatasi izin aplikasi yang nakal. |
Hadapi aplikasi “nakal” tersebut dengan beberapa langkah. Pertimbangkan untuk menghapusnya jika tidak penting.
Jika masih dibutuhkan, coba perbarui ke versi terbaru. Mungkin ada bug yang menyebabkan kebocoran daya.
Langkah lain adalah membatasi izinnya secara ketat. Cabut akses lokasi, notifikasi, atau aktivitas latar belakang.
Misalnya, jika Anda melihat Safari menghabiskan 40% kapasitas. Coba kurangi browsing yang berat dengan video.
Anda juga bisa menonaktifkan ekstensi atau widget yang tidak perlu. Setiap sedikit penghematan akan bertambah.
Jangan lupa bagian “Battery Health & Charging” di menu yang sama. Di sini, Anda melihat persentase kesehatan maksimum.
Anda juga akan menemukan rekomendasi pengisian daya dari sistem. Data ini adalah umpan balik yang sangat berharga.
Gunakan informasi ini untuk menyesuaikan kebiasaan dan pengaturan Anda selengkap nya. Apakah battery health Anda stabil di atas 90%?
Audit rutin dengan data nyata adalah kunci menjaga performa. Anda menjadi pengguna yang cerdas dan proaktif.
Rahasia Baterai Iphone 15 Tahan Lama: Batasi Pengisian hingga 80%
Bagaimana jika ada tombol ajaib yang bisa memperlambat penuaan komponen vital perangkat Anda? Fitur itu sebenarnya sudah tersedia, tersembunyi rapi di dalam settings perangkat generasi terbaru.
Ini adalah rahasia terbaru dari pabrikan untuk pemilik seri terkini. Opsi untuk membatasi pengisian daya maksimal hingga 80% adalah senjata pamungkas menjaga battery health.
Ilmu di baliknya cukup sederhana. Menjaga sel penyimpan energi pada kapasitas 100% untuk waktu lama menciptakan stres kimiawi.
Stres ini mempercepat proses penuaan internal. Membatasi tegangan puncak di angka 80% secara signifikan mengurangi tekanan tersebut.
Hasilnya, degradasi kapasitas melambat drastis. Inilah alat terkuat untuk mencapai target kapasitas di atas 90% setelah tiga tahun.
Cara Mengaktifkan Batasan 80% Limit pada iPhone 15
Mengaktifkan fitur ini sangat mudah dan hanya membutuhkan beberapa ketukan. Berikut panduan langkah demi langkahnya.
- Buka aplikasi Settings (Pengaturan) di layar utama.
- Gulir ke bawah dan pilih menu Battery.
- Ketuk opsi Battery Health & Charging.
- Pilih Charging Optimization.
- Terakhir, aktifkan pilihan 80% Limit.
Sekarang, perangkat Anda akan berhenti mengisi daya secara otomatis saat mencapai 80%. Anda akan melihat notifikasi di layar kunci saat kondisi ini aktif.
Kapan waktu terbaik menggunakan batasan ini? Idealnya saat Anda mengisi daya semalaman di samping tempat tidur.
Atau, ketika perangkat terhubung ke charger untuk waktu lama di meja kerja. Dalam situasi ini, Anda tidak membutuhkan kapasitas penuh.
Sebaliknya, nonaktifkan fitur ini saat merencanakan hari yang panjang jauh dari sumber listrik. Misalnya, saat jalan-jalan seharian atau meeting luar kota.
Dengan strategi ini, Anda bisa berangkat dengan kapasitas 100%. Contoh konkret: aktifkan 80% Limit setiap malam.
Saat akan road trip akhir pekan, nonaktifkan opsi ini pada Jumat malam. Sabtu pagi, Anda siap beraktivitas dengan tenaga penuh.
Pertimbangan utama adalah Anda memulai hari dengan maksimal 80% daya. Apakah ini cukup untuk pola penggunaan Anda?
Bagi banyak pengguna, 80% di pagi hari masih sangat mencukupi. Anda bisa mengombinasikannya dengan Low Power Mode untuk efisiensi ekstra.
Pantau battery health dan kebiasaan Anda selengkap nya di pengaturan untuk menilai efektivitasnya.
Fitur ini adalah bukti nyata komitmen terhadap keberlanjutan dan umur panjang produk. Manfaatkanlah dengan bijak untuk investasi teknologi yang awet.
Tips Tambahan: Pengaturan Mail dan AirDrop
Dua fitur sehari-hari—email dan berbagi file—menyimpan peluang tambahan untuk menghemat energi. Setelah mengatur hal-hal besar, mari kita sempurnakan dengan menonaktifkan otomatisasi yang tidak benar-benar Anda butuhkan.
Prinsipnya sederhana: setiap proses yang berjalan otomatis di latar belakang memerlukan tenaga. Dengan mengontrol dua area ini, Anda mendapatkan penghematan ekstra yang berharga.
Ubah Pengaturan “Fetch New Data” pada Aplikasi Mail
Aplikasi Mail bagi banyak orang adalah sumber notifikasi dan pembaruan konstan. Setiap kali server email Anda diperiksa, perangkat melakukan pekerjaan kecil yang menguras daya.
Anda punya dua metode utama: Push dan Fetch. Memahami perbedaannya adalah kunci untuk pengaturan yang efisien.
Push berarti email langsung didorong ke perangkat begitu sampai di server. Ini sangat cepat tetapi bisa lebih boros, terutama jika Anda memiliki banyak akun aktif.
Fetch artinya perangkat Anda yang secara berkala memeriksa server untuk pesan baru. Interval pengecekan ini yang bisa Anda atur.
| Metode | Cara Kerja | Kecepatan | Dampak pada Konsumsi Daya | Rekomendasi |
|---|---|---|---|---|
| Push | Server mengirimkan email seketika saat diterima. | Sangat Cepat (Real-time) | Tinggi. Menjaga koneksi aktif terus-menerus untuk semua akun. | Hanya untuk akun email utama yang membutuhkan respons instan. |
| Fetch (Setiap 15/30 Menit) | Perangkat memeriksa server email sesuai interval yang ditentukan. | Cukup Cepat | Sedang. Aktivitas terjadi secara terjadwal, tidak terus-menerus. | Seimbang antara kemutakhiran dan efisiensi untuk kebanyakan pengguna. |
| Fetch (Setiap Jam/Manual) | Pengecekan dilakukan per jam atau hanya saat Anda membuka aplikasi. | Lambat hingga Sesuai Permintaan | Rendah. Minim aktivitas background app dan koneksi jaringan. | Ideal untuk penghematan maksimal atau akun email sekunder. |
Untuk mengubah pengaturan, buka Settings > Mail > Accounts > Fetch New Data. Di sini, Anda bisa mematikan Push global dan memilih Fetch.
Atur interval Fetch menjadi lebih panjang. Misalnya, dari setiap 15 menit menjadi setiap 30 menit atau setiap jam.
Contoh konkret: jika Anda seorang freelancer, atur Fetch email ke ‘Setiap Jam’. Anda tidak akan ketinggalan hal mendesak, dan kapasitas perangkat lebih awet.
Untuk akun yang tidak kritis, pertimbangkan opsi ‘Manual’. Email baru hanya akan diperiksa saat Anda membuka aplikasi Mail.
Nonaktifkan “Bringing Devices Together” untuk AirDrop
iOS 17 memperkenalkan fitur AirDrop yang ditingkatkan bernama “Bringing Devices Together”. Fitur ini memungkinkan berbagi kontak atau memulai AirDrop hanya dengan mendekatkan dua perangkat Apple.
Meski keren dan praktis, fitur ini memiliki implikasi pada daya. Sensor kedekatan (seperti NFC/UWB) harus terus siap siaga untuk mendeteksi perangkat lain di sekitar.
Jika Anda sering berada di dekat iPhone lain—di rumah, keluarga, atau kantor—sensor ini akan bekerja lebih sering. Aktivitas pencarian diam-diam ini dapat menguras kapasitas tanpa Anda sadari.
Oleh karena itu, disarankan untuk menonaktifkan fitur ini kecuali Anda sering berbagi file dengan metode dekatkan-perangkat tersebut.
Cara mematikannya mudah. Buka Settings > General > AirDrop.
Gulir ke bawah dan temukan opsi “Bringing Devices Together”. Nonaktifkan toggle yang tersedia.
Dengan ini, AirDrop tetap berfungsi normal. Anda hanya perlu membuka menu share dan memilih penerima secara manual, seperti biasa.
Nyalakan kembali fitur ini hanya saat Anda tahu akan sering berbagi dalam pertemuan atau acara. Setelahnya, nonaktifkan lagi untuk efisiensi harian.
Pengaturan Mail dan AirDrop adalah contoh sempurna dari prinsip penyempurnaan. Setelah mengoptimalkan hal-hal besar, tweak kecil seperti ini memberikan tambahan persentase penghematan.
Setiap otomatisasi yang tidak perlu yang dimatikan adalah kemenangan. Kemenangan kecil ini berkontribusi pada tujuan besar: menjaga kesehatan unit penyimpan energi selengkap nya selama bertahun-tahun.
Kesimpulan: Komitmen Kecil untuk Baterai yang Awet
Dengan menerapkan beberapa tips sederhana dari panduan ini, Anda telah melangkah untuk menjaga performa perangkat tetap prima. Tidak perlu menjalankan semuanya sekaligus. Pilih dua atau tiga kebiasaan yang paling cocok dengan rutinitas harian Anda.
Tujuan menjaga Battery Health di atas 90% selama tiga tahun sangat realistis. Ini adalah investasi untuk masa depan, agar iPhone 15 Anda tetap responsif dan memiliki daya tahan yang baik.
Prinsip dasar seperti menghindari panas berlebih dan mengelola aplikasi akan selalu relevan. Mulailah minggu ini dengan satu perubahan, seperti mengaktifkan pengisian daya optimal atau meninjau izin lokasi.
Sebagai referensi, studi independen tentang pembatasan pengisian 80% menunjukkan manfaat nyata untuk kapasitas jangka panjang.
Perangkat ini adalah partner yang andal. Perawatan bijak akan menghemat uang dan mengurangi stres. Kembalilah ke artikel ini jika perlu, dan jelajahi sumber lain untuk tips selengkap nya.
Selamat merawat investasi teknologi Anda, dan nikmati performa optimalnya untuk waktu yang lama!




