Site icon Arkha

Sepeda Motor Produksi Indonesia Semakin Dikenal dan Populer di Pasar Internasional

Jakarta – Penjualan sepeda motor di pasar domestik Indonesia untuk Februari 2026 menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan bulan sebelumnya. Data terbaru dari industri kendaraan roda dua menunjukkan bahwa distribusi sepeda motor ke dalam negeri mencapai 587.354 unit pada bulan tersebut.

Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan Januari 2026 yang tercatat sebesar 577.763 unit, yang menunjukkan bahwa permintaan pasar tetap stabil di awal tahun. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, penjualan domestik juga mengalami sedikit peningkatan dari Februari 2025 yang mencapai 581.277 unit.

Dengan pencapaian tersebut, berdasarkan informasi dari AISI pada 8 Maret 2026, total distribusi sepeda motor ke pasar domestik selama Januari hingga Februari 2026 telah mencapai 1.165.117 unit. Angka ini menunjukkan bahwa pasar sepeda motor nasional masih menjadi pilar utama bagi industri otomotif di Indonesia.

Selain itu, performa ekspor sepeda motor Indonesia juga menunjukkan tren positif pada beberapa kategori. Ekspor CBU (Completely Built Up) atau sepeda motor utuh pada Februari 2026 tercatat sebanyak 57.688 unit, mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan Februari 2025 yang hanya mencapai 43.899 unit.

Kenaikan ini mencerminkan tingginya permintaan akan sepeda motor produksi Indonesia di pasar internasional, terutama di negara-negara berkembang yang menjadikan sepeda motor sebagai sarana transportasi utama.

Sementara itu, untuk ekspor dalam bentuk CKD (Completely Knocked Down) atau sepeda motor dalam kondisi terurai, jumlahnya tercatat mencapai 636.576 unit pada Februari 2026. Meskipun masih besar, angka ini sedikit menurun dibandingkan Februari 2025 yang mencapai 740.184 unit.

Penurunan ini umumnya dipengaruhi oleh perubahan strategi produksi di negara tujuan ekspor, termasuk faktor ketersediaan stok dan kondisi pasar global yang dapat berfluktuasi.

Di sisi lain, ekspor komponen atau part by part justru menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Pada Februari 2026, jumlah komponen sepeda motor yang diekspor mencapai 14.318.779 unit, meningkat dibandingkan Februari 2025 yang berada di angka 11.917.120 unit.

Jika dihitung secara kumulatif selama dua bulan pertama tahun ini, ekspor CBU telah mencapai 110.612 unit, ekspor CKD mencapai 1.310.279 unit, dan pengiriman komponen mencapai 26.794.004 unit.

Data ini menunjukkan bahwa industri sepeda motor Indonesia tidak hanya tergantung pada pasar domestik, tetapi juga memainkan peran penting sebagai basis produksi dan ekspor kendaraan roda dua di tingkat global.

Exit mobile version