berita

Sektor Strategis Dianggap Penopang Ekonomi Indonesia di Tengah Tekanan Global

Pimpinan Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, mengemukakan bahwa sektor-sektor strategis nasional tetap menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tantangan yang ditimbulkan oleh fluktuasi harga komoditas global.

Menurut Nurdin, penilaian ini didasarkan pada evaluasi kinerja sejumlah perusahaan nasional selama tahun 2025 yang mencatatkan hasil yang positif meskipun dalam situasi yang sulit.

Ia menambahkan bahwa pencapaian tersebut mencerminkan kekuatan fundamental ekonomi Indonesia dalam menghadapi dinamika global yang terus berubah. Nurdin menegaskan bahwa sektor strategis memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong transformasi yang berbasis pada nilai tambah.

“Kami mengapresiasi hasil kinerja perusahaan-perusahaan pada tahun 2025 yang mampu mempertahankan kinerja positif meskipun berada di tengah tekanan harga komoditas global,” ungkap Nurdin saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR RI, pada Selasa, 31 Maret 2026.

Namun demikian, DPR memberikan peringatan bahwa penguatan struktur ekonomi masih sangat diperlukan. Nurdin berpendapat bahwa kontribusi dari sektor hilir terhadap profitabilitas harus ditingkatkan untuk mengurangi ketergantungan pada komoditas mentah.

Ia juga menekankan pentingnya menciptakan keseimbangan antara percepatan pembangunan fasilitas pengolahan dengan kesiapan cadangan, integrasi dari hulu ke hilir, serta ketahanan finansial perusahaan. Hal ini dianggap krusial untuk memastikan kelangsungan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam paparan kinerja, beberapa perusahaan melaporkan hasil yang menggembirakan sepanjang tahun 2025. Peningkatan pendapatan dan laba perusahaan didorong oleh kenaikan volume produksi serta strategi efisiensi, meskipun mereka harus menghadapi fluktuasi harga global.

Lebih lanjut, DPR juga mendorong penyusunan peta jalan pengembangan industri yang lebih sistematis, berbasis pada kebutuhan pasar dan ketersediaan sumber daya. Langkah ini dianggap penting untuk memastikan bahwa sektor-sektor strategis dapat terus memberikan kontribusi yang optimal bagi perekonomian.

DPR berharap agar kinerja positif ini dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatkan, sehingga sektor-sektor strategis tetap menjadi pilar utama dalam mendukung ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global yang ada.

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk, Untung Budiharto, melaporkan bahwa kinerja perusahaan hingga kuartal III 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pendapatan mencapai Rp72 triliun, meningkat 67 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh kenaikan volume bijih nikel serta harga emas. Selain itu, laba bersih juga mengalami kenaikan menjadi Rp6,6 triliun, dengan produksi nikel mencapai 12,6 juta WMT dan alumina sebanyak 134 ribu ton.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k