berita

Petugas Damkar di Jakpus Terluka Akibat Begal, Motor dan Ponsel Hilang

Jakarta – Sebuah video yang menjadi viral di platform media sosial menunjukkan seorang petugas pemadam kebakaran berinisial BMH (29) yang diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok begal, yang mengakibatkan hilangnya ponsel dan sepeda motor miliknya.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan KH Hasyim Ashari, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada hari Kamis, 2 April 2026 sekitar pukul 04.30 WIB.

Insiden ini diunggah di akun Instagram @jakarta_headlines dengan caption yang mengungkapkan keprihatinan, “Ngeri! Detik-detik petugas Damkar dikeroyok, ditabrak, serta dibegal di Gambir.”

Dalam rekaman tersebut, tampak seorang pria yang diduga sebagai korban berlari sembari diserang oleh para pelaku. Korban terlihat berusaha melarikan diri setelah ditabrak oleh salah satu dari mereka.

Tak lama setelah itu, korban kembali diserang oleh para pelaku yang terus menerus melakukan agresi. Korban akhirnya terjatuh setelah mendapatkan beberapa tendangan dari pelaku.

Keterangan dari video tersebut menyebutkan bahwa korban mengalami kehilangan ponsel dan sepeda motornya akibat tindakan kriminal itu.

Mengenai kejadian ini, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengkonfirmasi bahwa korban adalah seorang anggota pemadam kebakaran.

“Memang benar, korban adalah petugas Damkar. Saat ini, kasus ini sedang ditangani oleh Satreskrim Polres,” ungkap Erlyn kepada wartawan pada Selasa, 7 April 2026.

Dalam keterangan terpisah, Plt Kanit Reskrim Polsek Gambir, Iptu Heri Moko, menjelaskan kronologi kejadian yang berawal ketika korban pulang dari rumah teman dan mel经过 lokasi kejadian.

“Korban dipepet oleh pelaku, kemudian ditendang hingga terjatuh. Setelah itu, korban dipukul dengan batu dan pelaku membawa kabur sepeda motor serta ponsel miliknya,” jelasnya.

Akibat dari insiden ini, korban mengalami luka di bagian kepala, lecet di wajah, serta cedera di pergelangan tangan. Selain itu, dia mengalami kerugian material akibat kehilangan kendaraan dan ponselnya.

“Korban segera dibawa ke RS Tarakan untuk mendapatkan perawatan dan visum. Pihak rumah sakit menyatakan ada kemungkinan korban harus dirawat inap karena luka-lukanya, dan mereka akan memberikan perawatan yang diperlukan,” tambahnya.

Sementara itu, Heri menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini dan identitas para pelaku.

tvOnenews.com/A.R Safira

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k