Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah mengambil keputusan penting dengan mencoret lima pemain dari Persib Bandung dari skuad yang dipersiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Langkah ini menunjukkan bahwa Herdman berkomitmen untuk meramu tim yang kompetitif dalam menghadapi turnamen bergengsi tersebut.
Pemain yang tidak masuk daftar adalah Marc Klok, Eliano Reijnders, Beckham Putra, Sandy Walsh, serta Saddil Ramdani, yang saat ini sedang dipinjamkan oleh Persib ke Persebaya Surabaya. Keputusan ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat kontribusi mereka di Piala AFF 2026 sebelumnya.
Berbeda dengan Piala AFF 2026, FIFA ASEAN Cup 2026 menghadirkan banyak pemain yang berkarier di luar negeri. Hal ini membuat persaingan untuk mendapatkan tempat di skuad semakin ketat dan menantang. Herdman tampaknya ingin mengoptimalkan performa tim dengan mengandalkan pemain-pemain yang memiliki pengalaman internasional.
Kembalinya sejumlah pemain yang berkarier di Eropa memberikan peluang baru bagi timnas. Mereka diharapkan mampu membawa energi dan kualitas permainan yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan daya saing Indonesia di pentas internasional.
Keberadaan pemain asing ini juga berdampak pada klub-klub lokal yang sebelumnya menjadi penyokong utama Timnas Indonesia di Piala AFF. Dengan adanya perubahan ini, banyak klub yang kehilangan wakilnya dalam skuad, termasuk Persib yang harus merelakan lima pemainnya.
Selain lima pemain dari Persib, sejumlah klub di Super League juga mengalami hal yang sama. Beberapa pemain dari Bali United seperti Jens Raven dan Kadek Agung juga dicoret dari daftar, sementara Dewa United harus kehilangan M. Riyandi dan Brian Fatari.
Secara total, ada 14 pemain yang sebelumnya memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 namun tidak terdaftar untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Ini menunjukkan betapa dinamisnya situasi dalam tim dan bagaimana Herdman ingin memberikan kesempatan kepada pemain lain.
Daftar 14 pemain yang dicoret meliputi Marc Klok, Eliano Reijnders, Beckham Putra, Sandy Walsh (karena cedera), Saddil Ramdani, Jens Raven, Tim Geypens, Kadek Agung, Brian Fatari, M. Riyandi, Wahyu Prasetyo, Cahya Supriadi, Shayne Pattynama, dan Rizky Eka Pratama. Ini adalah langkah yang berani, yang menunjukkan kebijakan seleksi yang ketat.
Herdman telah mengisi posisi yang ditinggalkan oleh pemain-pemain yang dicoret dengan mengandalkan pemain yang berkarier di luar negeri. Ini adalah bagian dari strategi untuk memperkuat tim di berbagai sektor.
Di lini tengah, Herdman kini menyiapkan Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk untuk menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Marc Klok dan Eliano Reijnders. Perubahan ini diharapkan dapat memberikan nuansa baru dan meningkatkan kreativitas permainan tim.
Sementara itu, sektor penjaga gawang kini diisi oleh Maarten Paes, Emil Audero, dan Nadeo Argawinata. Pemilihan ini menunjukkan fokus Herdman dalam memperkuat pertahanan tim nasional Indonesia agar lebih solid saat menghadapi lawan.
Kembalinya sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri menjadi angin segar bagi komposisi Timnas Indonesia. Nama-nama seperti Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, Ole Romeny, serta talenta muda Luke Vickery kini menghiasi skuad yang dipersiapkan untuk turnamen.
Meskipun banyak perubahan yang terjadi, Herdman tetap mempertahankan beberapa pemain yang sebelumnya tampil di Piala AFF 2026. Ini menunjukkan bahwa ia masih percaya pada kualitas dan kemampuan pemain-pemain tersebut untuk berkontribusi lebih bagi tim.
Persija Jakarta menjadi klub dengan jumlah pemain alumni Piala AFF terbanyak yang tetap dipertahankan dalam skuad. Pemain dari Persija yang masuk dalam daftar adalah Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, Shayne Pattynama, Rayhan Hannan, Jordi Amat, dan Nadeo Argawinata, menunjukkan kedalaman talent yang dimiliki klub tersebut.
Keputusan Herdman untuk mencoret sejumlah pemain dari Persib dan klub lainnya menandakan keinginannya untuk membangun tim yang lebih kuat dan kompetitif. Dengan adanya pemain-pemain baru yang berpengalaman, diharapkan Timnas Indonesia dapat bersaing lebih baik di pentas ASEAN dan internasional.

