Harga emas yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini tercatat seharga Rp 2.610.000 per gram. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar Rp 17.000 dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan informasi dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga untuk buyback emas pada tanggal 9 September 2026 ditetapkan sebesar Rp 2.460.000 per gram. Perlu dicatat bahwa harga emas dari Antam dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan pasar.
Dalam hal ukuran, emas Antam tersedia dengan berbagai pilihan. Harga emas ukuran lima gram adalah Rp 12,825 juta, sementara untuk sepuluh gram dihargai Rp 25,595 juta. Selanjutnya, untuk ukuran 25 gram, harga mencapai Rp 63,862 juta dan 50 gram seharga Rp 127,645 juta. Emas seberat 100 gram dibanderol dengan harga Rp 255,212 juta, sedangkan untuk 250 gram dan 500 gram masing-masing dijual seharga Rp 637,765 juta dan Rp 1,275,320 miliar.
Di sisi lain, untuk ukuran terkecil dan terbesar yang ditawarkan oleh Antam hari ini, emas seberat 0,5 gram dijual dengan harga Rp 1,355 juta, sedangkan emas dengan berat 1.000 gram memiliki nilai setara Rp 2,550,6 miliar.
Perlu diperhatikan bahwa harga jual emas batangan Antam belum termasuk pajak. Sesuai dengan peraturan PMK No. 34/PMK.10/2017, ada potongan pajak yang dikenakan pada transaksi jual beli.
Apabila Anda berencana untuk menjual kembali emas batangan kepada PT Antam Tbk dengan nilai lebih dari Rp 10 juta, akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. Pajak ini akan dipotong langsung dari total nilai transaksi buyback.
Di pasar global, harga emas mengalami penurunan yang signifikan pada perdagangan pagi ini. Kekhawatiran akan ketegangan di Timur Tengah memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi, yang pada gilirannya dapat memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Menurut laporan dari The Economic Times, harga emas di pasar spot turun sebesar 0,1 persen menjadi US$4.349,44 per ons. Di sisi lain, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman bulan Desember juga mengalami penurunan sebesar 1 persen, mencapai harga US$4.393,3 per ons.
Dengan melihat tren penurunan harga emas baik di pasar domestik maupun internasional, penting bagi para investor untuk tetap waspada. Kondisi pasar yang fluktuatif seringkali menciptakan peluang sekaligus risiko yang perlu dikelola dengan bijak.
Mengamati pergerakan harga emas menjadi krusial dalam pengambilan keputusan investasi. Di tengah ketidakpastian global, memahami faktor-faktor yang mempengaruhi harga emas sangat penting untuk menentukan langkah selanjutnya.
Dalam konteks ini, para investor disarankan untuk melakukan analisis mendalam dan mempertimbangkan berbagai aspek sebelum melakukan transaksi. Memanfaatkan informasi terkini mengenai harga emas hari ini dapat membantu dalam merencanakan strategi investasi yang lebih matang.
Sambil mengikuti perkembangan harga emas, jangan lupa untuk memperhatikan aspek pajak yang mungkin berlaku saat melakukan transaksi buyback. Memahami kewajiban perpajakan akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai keuntungan yang dapat diperoleh dari investasi emas.
Dengan demikian, harga emas hari ini menjadi indikator penting bagi para pelaku pasar. Tetap up-to-date dengan informasi terbaru akan memberikan keuntungan kompetitif dalam menjalankan investasi emas Anda.

