Site icon Arkha

Dua Unit Ponsel Penumpang KRL Terbakar di Stasiun Rawa Buntu, Menciptakan Situasi Genting

Jakarta – Sebuah video yang menjadi viral di platform media sosial menunjukkan kepulan asap yang keluar dari rangkaian kereta Commuter Line 1641, yang melayani rute Rangkasbitung–Tanah Abang. Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 17 September 2026, dan asap tersebut memenuhi area Stasiun Rawa Buntu.

Video yang diunggah oleh akun Instagram @lbj_jakarta menyebutkan bahwa “KEPULAN ASAP DI KRL STASIUN RAWA BUNTU DIPICU MALFUNGSI HP/POWERBANK PENUMPANG”.

Dalam rekaman tersebut, terlihat beberapa penumpang berlari panik, sementara teriakan terdengar akibat munculnya asap. Fokus perhatian tertuju pada sebuah tas yang diduga milik salah satu penumpang KRL yang mengeluarkan asap secara signifikan.

Segera setelah situasi tersebut terdeteksi, petugas keamanan stasiun bertindak cepat dengan membawa alat pemadam api ringan (APAR) dan mengambil tas yang memicu kepanikan tersebut.

Leza Arlan, Manajer Hubungan Masyarakat KAI Commuter, menjelaskan bahwa insiden ini disebabkan oleh kebakaran gadget yang dimiliki salah satu penumpang.

Kejadian ini berlangsung saat Commuter Line berada di Stasiun Rawa Buntu, khususnya di gerbong wanita bagian depan dari rangkaian kereta.

“KAI Commuter melaporkan bahwa insiden gadget milik seorang pengguna terbakar di dalam rangkaian Commuter Line 1641 pada pukul 06.49 WIB,” kata Leza kepada wartawan pada hari yang sama.

Setelah kejadian, petugas keamanan yang bertugas di peron menyadari adanya tas penumpang yang mengeluarkan asap. Penumpang tersebut kemudian melemparkan tasnya ke area peron untuk menghindari bahaya.

“Setelah tas tersebut diamankan sesuai prosedur, ditemukan dua unit ponsel yang terbakar di dalam tas milik penumpang tersebut. Petugas segera membantu penumpang keluar dari Commuter Line dan mengamankan tas yang berisi gadget tersebut,” tambah Leza.

Petugas juga memberikan imbauan kepada seluruh penumpang untuk tetap tenang dan tidak panik saat keluar dari rangkaian gerbong. Selanjutnya, mereka melakukan koordinasi dengan Kepala Stasiun dan penumpang yang tasnya teridentifikasi mengeluarkan asap untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.

“Menurut informasi yang diperoleh, salah satu perangkat ponsel sedang digunakan sebagai hotspot, sementara kedua perangkat lainnya berada di dalam tas. KAI Commuter masih melakukan penanganan dan koordinasi terkait situasi ini,” jelasnya.

Akibat insiden ini, perjalanan Commuter Line No. 1641 yang menghubungkan Rangkasbitung dan Tanah Abang mengalami keterlambatan sekitar tujuh menit. Setelah memastikan bahwa kondisi rangkaian kereta aman, perjalanan Commuter Line No. 1641 dapat dilanjutkan kembali.

Exit mobile version