berita

Dana Zakat untuk Safari Ramadhan: Baznas Menegaskan Bantahan Terkait Isu Tersebut

Jakarta – Baru-baru ini, muncul isu yang beredar di kalangan masyarakat mengenai penggunaan dana zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jambi untuk mendukung kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Isu ini menjadi perhatian publik dan menuai berbagai tanggapan.

Ketua Baznas Provinsi Jambi, Muhammad Amin, dengan tegas membantah tudingan yang beredar tersebut. Ia menyatakan bahwa informasi yang menyebutkan adanya penyalahgunaan dana zakat oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, untuk mendanai aktivitas Safari Ramadhan adalah tidak benar.

Dalam penjelasannya, Amin menegaskan bahwa Safari Ramadhan yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Jambi merupakan bagian dari kegiatan dakwah resmi yang bertujuan untuk melayani masyarakat sebagai Khadimul Ummah. Kegiatan ini bukanlah aktivitas yang memanfaatkan dana zakat secara ilegal.

“Saya jamin, tidak ada sepeser pun dana zakat yang digunakan untuk membiayai perjalanan atau operasional Wakil Gubernur,” tegasnya, menunjukkan komitmennya terhadap transparansi pengelolaan dana zakat.

Lebih lanjut, Amin menjelaskan bahwa seluruh pengelolaan dana di Baznas dilakukan dengan sangat ketat sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014. Setiap pengeluaran dana harus sesuai dengan delapan jenis penerima zakat (asnaf) dan tidak boleh melanggar aturan yang telah ditetapkan.

Dalam agenda Safari Ramadhan, Baznas memang memiliki peran untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang berhak menerima zakat (mustahik) dan kaum duafa. Penyaluran bantuan ini dilakukan berdasarkan data yang valid, yang diperoleh dari kepala desa, lurah, hingga Baznas di tingkat kabupaten/kota.

Amin menegaskan bahwa Wakil Gubernur menggunakan anggaran pribadi dan fasilitas di luar Baznas untuk mendukung kegiatan tersebut. Kehadiran Wakil Gubernur justru berfungsi untuk membantu mengoordinasikan agar bantuan dari Baznas dapat disalurkan dengan tepat dan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menyikapi narasi yang viral di media sosial, Amin menyatakan rasa prihatin terhadap informasi yang ia anggap sebagai fitnah. Meskipun merasa dirugikan oleh berita yang tidak akurat ini, Baznas memilih untuk memaafkan pihak-pihak yang menyebarkan informasi keliru tersebut, namun tetap meminta klarifikasi agar tidak menimbulkan prasangka negatif di masyarakat.

Hingga saat ini, Baznas Jambi mengklaim telah memberikan kontribusi yang signifikan dengan mendistribusikan lebih dari 6.000 beasiswa, dukungan untuk 1.800 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta lebih dari 70.000 paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan. Ini menunjukkan komitmen Baznas dalam menjalankan tugasnya.

“Demi Allah, saya nyatakan dengan tegas bahwa dana zakat tidak kami gunakan untuk operasional Safari Ramadhan. Wakil Gubernur melakukan semua kegiatan tersebut dengan uang pribadi serta tidak menggunakan fasilitas dari Baznas,” pungkasnya.

Related Articles

Back to top button
slot depo qris slot qris