Bakar Duit 5K di Mahjong Ways Pakai Infinix Worthy Bocoran Rahasia Main Mahjong Ways di Tecno Camon 30 Buat Pemula Cara Main Mahjong Ways di iPhone Agar Auto Maxwin 10K Game Mahjong Ways di HP Samsung: Performa & Tips Menang 5K Gila! Poco F6 Bisa Jalanin Mahjong Ways 5K HP Xiaomi Main Mahjong Ways Lancar, Simak Review & Trik PGSoft Layar OLED OPPO untuk Grafik Mahjong Ways Habanero Terbaik Menang 10K di Mahjong Ways Tanpa Google di Huawei HarmonyOS Realme GT Neo6 vs Mahjong Ways: Bisa 5K No Lag Review Lengkap Mahjong Ways 10K di Vivo V Series
Analisis Ritme Putaran Slot Terbaru Pragmatic Bocoran Jam Hoki Olympus Hari Ini Pragmatic Cara Melihat Peluang Scatter Gratis PG Soft Pola Mahjong Ways Tangkas Menang PG Soft Rahasia Manajemen Bankroll Profesional 10K Spin Turbo Campuran Manual Pragmatic Strategi Menang di KoiGate Malam Ini Habanero Strategi Taruhan Kecil Hasil Melimpah 5K Tips Main Aman Modal Minim 5K Trik Mendapatkan Multiplier Tinggi Habanero Fakta Pola RTP Rahasia yang Baru Terungkap Racikan Strategi Pola RTP Terbaru & Terkini Sistem Strategi Menang Terkini Versi Terbaru Analisis Pola dan Tips Bermain Mahjong Ways Terbaru Panduan Gates of Olympus Berdasarkan Analisis Strategi Pembahasan Analisis Pragmatic Play dan Jam Main Terbaik Strategi Pragmatic Play dengan Analisis Jam Bermain Analisis Pola Bermain PG Soft dan Jam Bermain Terbaik Panduan Analisis PG Soft untuk Strategi Bermain Cerdas Pembahasan Gates of Olympus dengan Analisis Pola Terkini Strategi Bermain Mahjong Ways Melalui Analisis dan Jam Aktif Habanero Gacor Anti Zonk PG Soft Jalur JP Anti Rungkad Terbongkar Mahjong Ways Pintu Scatter Terbongkar Pragmatic Play Celah Jackpot Cara Baca Pola Menang: Panduan Lengkap Insight Cara Kuasai RTP NetEnt Hari Ini Cara Menang Red Tiger Lebih Aman Habanero Proyeksi Harian Berbasis RTP Habanero Proyeksi RTP Harian Pendekatan Objektif
bisnis

Bursa Asia Beragam Setelah Penurunan 5 Persen Nvidia, Saham Teknologi Global Terkoreksi

Bursa Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat, 27 Februari 2026. Dinamika pasar ini terjadi setelah bursa saham di Amerika Serikat mengalami penurunan signifikan, dipicu oleh jatuhnya harga saham Nvidia, perusahaan produsen chip yang dipimpin oleh Jensen Huang.

Saham Nvidia mengalami penurunan lebih dari 5 persen setelah melaporkan hasil laba dan pendapatan kuartal IV-2025 yang melampaui ekspektasi pasar. Penurunan ini merupakan yang terburuk sejak April 2025, menciptakan kekhawatiran di kalangan investor.

Turunnya nilai saham Nvidia membawa dampak negatif pada sejumlah perusahaan produsen chip lainnya, seperti Broadcom, Lam Research, Western Digital, dan Applied Materials, yang juga merasakan efek merosotnya harga. Selain itu, kegagalan Salesforce, raksasa perangkat lunak asal AS, untuk mendorong pasar lebih tinggi menambah suasana pesimis di pasar.

Di sisi lain, saham-saham teknologi di Asia juga menunjukkan performa yang kurang menggembirakan pada awal perdagangan. Misalnya, saham SK Hynix, penyedia utama memori berkecepatan tinggi untuk Nvidia, mengalami penurunan lebih dari 2 persen. Sementara itu, saham Samsung Electronics yang telah menjalin kemitraan dengan Nvidia selama bertahun-tahun juga mengalami penurunan sebesar 0,69 persen.

Menurut data yang dirilis oleh CNBC Internasional, indeks Nikkei 225 di Jepang mengalami penurunan sebesar 0,6 persen. Sementara itu, indeks Topix diperdagangkan dengan perubahan yang datar, mencerminkan ketidakpastian yang masih meliputi pasar.

Indeks Kospi di Korea Selatan juga tidak luput dari tren negatif, anjlok sebesar 1,1 persen. Di sisi lain, indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil turut merosot sebesar 0,35 persen, menunjukkan bahwa sentimen negatif melanda seluruh sektor.

Indeks Hang Seng di Hong Kong diperdagangkan pada level 26.391, meningkat dari posisi sebelumnya yang berada di 26.381,02. Meskipun ada sedikit kenaikan, sentimen pasar masih didominasi oleh tekanan dari bursa Amerika Serikat.

Di bursa Wall Street, indeks S&P 500 mengalami penurunan sebesar 0,54 persen, ditutup pada level 6.908,86. Indeks Nasdaq Composite mengalami penurunan yang lebih signifikan, melemah 1,18 persen dan ditutup pada angka 22.878,38, mencerminkan dampak negatif dari kinerja Nvidia.

Menariknya, indeks Dow Jones Industrial Average menjadi satu-satunya indeks yang berhasil mencatatkan kenaikan, meskipun hanya sebesar 17,05 poin atau 0,03 persen, berakhir di level 49.499,20. Pergerakan ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat tekanan di pasar, beberapa saham masih mampu bertahan dan menunjukkan ketahanan.

Perkembangan di bursa Asia ini menegaskan pentingnya pemantauan terhadap pergerakan saham teknologi global, terutama yang berhubungan dengan Nvidia. Dalam situasi seperti ini, investor perlu tetap waspada dan mempertimbangkan keputusan investasi mereka dengan hati-hati.

Dengan adanya koreksi di pasar saham global, bursa Asia beragam menunjukkan bagaimana sentimen pasar dapat berfluktuasi dengan cepat. Meskipun terdapat beberapa saham yang mencatatkan penurunan, ada juga indikasi bahwa beberapa investor masih optimis terhadap potensi pemulihan di masa depan.

Melihat dinamika yang terjadi, penting bagi para pelaku pasar untuk terus mengikuti perkembangan terbaru dan menganalisis dampak dari pergerakan saham utama, terutama di sektor teknologi, yang sering kali menjadi penentu arah pasar secara keseluruhan.

Back to top button
slot depo qris