berita

Brigjen Ali Muhammad Naeini, Juru Bicara Garda Revolusi Iran, Tewas Akibat Serangan Israel

Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini, yang menjabat sebagai juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), telah dinyatakan tewas akibat serangan udara yang dilancarkan oleh Israel pada hari Jumat, 20 Maret 2026, seperti yang diberitakan oleh saluran televisi resmi Iran.

IRGC mengkonfirmasi bahwa Brigadir Jenderal Naeini telah kehilangan nyawanya dalam serangan yang dilakukan oleh koalisi AS-Israel di Teheran pada dini hari, yang bertepatan dengan akhir bulan puasa Ramadhan. Kematian Naeini muncul setelah pernyataan terakhir yang menantang mengenai kekuatan rudal yang dimiliki oleh Iran.

Kabar mengenai kematiannya muncul segera setelah kantor berita Fars mengutip pernyataannya yang menegaskan bahwa produksi rudal Iran tetap berlanjut meskipun negara tersebut sedang berperang dengan Israel dan Amerika Serikat.

“Industri rudal kita layak mendapatkan nilai sempurna… dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam hal ini, karena meskipun dalam keadaan perang, kami terus memproduksi rudal,” ungkap Naeini sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita tersebut.

Sebagai juru bicara IRGC, Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini menjadi salah satu korban dari serangkaian pembunuhan berprofil tinggi yang dilakukan oleh AS dan Israel, yang bertujuan untuk melemahkan rezim Iran.

Pada Rabu, 18 Maret 2026, militer Israel juga mengonfirmasi pembunuhan Esmaeil Khatib, yang menjabat sebagai Menteri Intelijen Iran.

Dalam sebuah pernyataan, IDF menyebutkan bahwa Khatib memainkan peran signifikan dalam mengelola protes yang baru-baru ini terjadi di Iran, termasuk penangkapan dan pembunuhan demonstran serta memimpin kegiatan teroris yang menargetkan warga negara Israel dan Amerika di berbagai belahan dunia. Selain itu, ia juga terlibat dalam tindakan represif terhadap warga Iran selama protes terkait Mahsa Amini yang berlangsung dari tahun 2022 hingga 2023. Kementerian Intelijen Iran dikenal memiliki jaringan intelijen yang canggih, yang bertugas mengawasi, melakukan spionase, serta melaksanakan operasi rahasia di seluruh dunia, terutama terhadap warga Israel dan Iran.

IRGC berjanji bahwa suara mereka tidak akan teredam oleh tindakan pembunuhan ini, menekankan bahwa suara dan aktivitas mereka akan tetap bergema di seluruh dunia, dan mereka akan terus memantau semua aktivitas perang lunak yang berlangsung.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k