Site icon Arkha

Bernardo Tavares Identifikasi Dua Tantangan Persebaya Usai Kemenangan Tipis Melawan Penang FC

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyampaikan dua tantangan krusial yang harus segera diatasi oleh timnya meskipun berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 melawan Penang FC dalam laga uji coba internasional di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026.

Kemenangan tersebut diraih berkat gol tunggal yang dicetak oleh Walber Mota. Gol ini tercipta melalui sebuah aksi akrobatik yang memanfaatkan bola hasil sundulan Yuran Fernandes dari tendangan sudut yang dilakukan oleh Francisco Rivera.

Namun, Tavares menekankan bahwa timnya tidak boleh berpuas diri dengan hasil positif tersebut. Ia berpendapat bahwa pertandingan uji coba ini merupakan kesempatan berharga untuk mengevaluasi kemajuan tim dan mengidentifikasi area yang masih perlu diperbaiki sebelum kompetisi resmi dimulai.

“Saya rasa, seperti yang terlihat dalam pertandingan, kami melakukan banyak rotasi pemain,” ungkap Tavares usai laga.

Ia mencatat bahwa Persebaya memberikan terlalu banyak peluang kepada Penang FC pada babak pertama. Di sisi lain, tim Bajul Ijo dinilai masih kurang agresif dalam menciptakan peluang tembakan ke arah gawang.

“Saya mencermati bahwa di babak pertama, kami membiarkan lawan melepaskan beberapa tembakan ke arah gawang, sementara kami sendiri tidak cukup banyak melakukan percobaan,” jelasnya.

“Saya percaya bahwa kami bisa tampil lebih baik, meski ada beberapa momen positif di babak pertama,” tambah Tavares.

Strategi rotasi yang diterapkan Persebaya merupakan bagian dari proses evaluasi yang dilakukan oleh pelatih asal Portugal tersebut. Tavares mengambil langkah ini untuk memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain tampil di posisi yang berbeda, sehingga tim memiliki lebih banyak opsi saat memasuki kompetisi resmi.

“Menempatkan beberapa pemain dari awal sangat penting untuk melihat mereka beradaptasi di posisi yang berbeda,” ujar Tavares.

Selain itu, sejumlah pemain muda juga diberikan kesempatan untuk bermain. Ichsas Baihaqi tampil dalam laga tersebut, dan Persebaya mengakhiri pertandingan dengan Dava Yunna serta beberapa pemain dari akademi.

Menurut Tavares, pengalaman ini sangat penting bagi para pemain muda agar mereka dapat merasakan langsung atmosfer pertandingan yang sesungguhnya.

“Beberapa pemain muda seperti Ichsas (Baihaqi) diberikan kesempatan bermain, dan kami menutup pertandingan dengan Dava (Yunna) dan pemain-pemain dari akademi. Penting bagi mereka untuk merasakan atmosfer pertandingan,” tuturnya.

Walaupun hasil kemenangan tetap menjadi hal yang positif, Tavares menekankan bahwa pertandingan melawan Penang FC tidak bisa dijadikan acuan utama untuk menilai kesiapan Persebaya. Ia menyatakan bahwa tim masih memiliki waktu yang cukup untuk melakukan perbaikan sebelum menghadapi pertandingan resmi.

Exit mobile version