Ruben Onsu Tanggapi Komnas Anak, Tegaskan Proses Hak Asuh Sedang Berlangsung di Pengadilan

Jakarta – Ruben Onsu akhirnya membuka suara mengenai isu hak asuh anak yang sedang berproses di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Polemik ini telah menjadi perhatian publik, dan Ruben merasa perlu untuk menjelaskan situasi yang sebenarnya.
Di kesempatan ini, Ruben tidak hanya membahas aspek hukum dari permasalahan tersebut. Ia juga menyoroti bagaimana isu ini berkembang di masyarakat dan melibatkan anak-anaknya dalam diskusi yang tidak seharusnya terjadi.
Melalui unggahan di akun Instagram-nya, Ruben berusaha mengklarifikasi alasan di balik gugatan yang diajukan. Ia menegaskan bahwa langkah hukum yang diambilnya bukanlah untuk menciptakan konflik dengan Sarwendah atau pihak lain, melainkan untuk mendapatkan kejelasan mengenai haknya sebagai orang tua.
Ruben menyampaikan keinginannya untuk memastikan kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya, terutama mengenai haknya untuk menghabiskan waktu bersama anak-anaknya. Ia menganggap hal ini sangat penting demi kesejahteraan keluarganya.
Sebelum memberikan penjelasan lebih lanjut, Ruben juga menyampaikan bahwa ia telah menerima surat dari Komnas Perlindungan Anak. Ia mengaku mendapatkan undangan untuk hadir, tetapi tidak dapat memenuhi undangan tersebut karena kesibukan pekerjaan yang harus diselesaikannya.
Di sisi lain, Ruben menambahkan bahwa saat ini ia tengah memberikan perhatian lebih kepada salah satu anaknya yang sedang menghadapi masalah. Ini menunjukkan bahwa ia tetap menjalankan tanggung jawab sebagai orang tua meski harus menghadapi situasi yang rumit.
“Maaf jika saya menjawab lewat postingan, anggap saja ini seperti konferensi pers yang dilakukan melalui media sosial. Untuk surat resmi, nanti pada hari Senin pengacara saya @minola6000 yang akan memberikan penjelasan, jadi mari kita seimbangkan informasi ini,” tulis Ruben dalam unggahannya, yang dikutip pada Minggu (4/10/2026).
Ruben mengingatkan bahwa kasus hak asuh anak tersebut sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia meminta semua pihak untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum proses hukum selesai dan putusan resmi dikeluarkan.
“Saya ingin menekankan bahwa masalah ini sedang dalam proses di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, jadi mari kita hargai jalannya proses tersebut,” tegasnya.
Mengenai keterlibatan Komnas Perlindungan Anak, Ruben berpendapat bahwa laporan yang disampaikan kepada lembaga tersebut tidak mempengaruhi substansi dari masalah yang saat ini sedang diperiksa di pengadilan.
Ia merasa bahwa diskusi mengenai isu ini seolah-olah berulang kali diangkat, meskipun pokok persoalannya sudah jelas dan seharusnya dapat dipahami oleh semua pihak.
“Sehubungan dengan pengaduan ke Komnas Anak, menurut saya hal tersebut tidak berdampak pada pokok masalah yang tengah berproses. Diskusinya terasa seperti diulang-ulang tanpa pemahaman yang mendalam,” ungkapnya.
Alih-alih memperpanjang perdebatan yang tidak produktif, Ruben memilih untuk menunggu hasil hukum yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia bersikap tenang dan mengedepankan aspek hukum dalam mencari penyelesaian.
Dengan langkah tersebut, Ruben berharap agar semua pihak dapat menghormati proses yang sedang berjalan, serta memberikan dukungan yang diperlukan untuk anak-anaknya di tengah situasi yang penuh ketidakpastian ini.




