berita

129 Korban Hilang Ditemukan, Basarnas Lakukan Operasi Pengangkatan KM Virgo Transport 8

Jakarta – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah mempersiapkan langkah-langkah lebih lanjut dalam usaha mencari 129 korban dari kapal KM Virgo Transport 8 yang masih belum ditemukan hingga saat ini.

Kapal yang terbalik dan berada di perairan Laut Jawa tersebut direncanakan untuk dibalik agar akses pencarian ke bagian dalam kapal dapat dilakukan. Rencana ini dipersiapkan sebagai alternatif jika pencarian di bawah laut mengalami kendala akibat cuaca buruk dan arus yang tidak mendukung di lokasi kejadian.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyatakan bahwa setelah kapal berhasil dibalik, tim SAR akan melakukan pencarian di dalam badan kapal sekaligus mengevakuasi korban yang mungkin masih terjebak di dalamnya.

“Jika pencarian di bawah laut tidak memungkinkan karena cuaca, kami berencana untuk melakukan salvaging. Kami ingin membalikkan kapal ini dan kemudian melanjutkan pencarian di dalam kapal serta melakukan evakuasi,” ungkap Syafii pada Kamis, 17 September 2026.

Proses salvaging adalah upaya untuk menyelamatkan kapal atau muatannya yang mengalami kecelakaan atau berada dalam keadaan darurat di perairan. Namun, pelaksanaan proses tersebut tidak dapat dilakukan secara sembarangan.

Basarnas masih dalam tahap mempersiapkan kajian teknis yang melibatkan sejumlah ahli untuk memastikan bahwa metode yang akan digunakan aman dan sesuai dengan kondisi kapal serta perairan di lokasi.

“Setelah kami yakin bahwa proses pencarian dan penyelamatan ini selesai, baru kapal tersebut akan ditarik untuk keperluan investigasi,” tambahnya.

Dalam rangka mematangkan rencana tersebut, sejumlah ahli dari berbagai daerah, termasuk dari luar negeri, telah tiba di Banjarmasin.

Para ahli tersebut akan melakukan observasi dari udara untuk menilai kondisi kapal serta lokasi kejadian. Hasil dari observasi ini akan menjadi dasar untuk penilaian sebelum keputusan teknis diambil.

“Setelah observasi, mereka akan kembali untuk melaksanakan rapat koordinasi sambil menentukan peralatan apa saja yang diperlukan untuk mendukung operasi ini, baik dari Surabaya, Kalimantan, atau lokasi lainnya,” jelas Syafii.

Basarnas juga tengah menghitung kebutuhan peralatan dan sarana yang diperlukan untuk menjalankan operasi pencarian ini. Peralatan yang dibutuhkan dapat diambil dari Surabaya, wilayah Kalimantan, atau daerah lain sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k